Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan arahan presiden tidak boleh ditafsirkan sebagai penolakan AS terhadap studi WHO, tetapi lebih ditujukan untuk memberikan informasi dan sumber daya AS terbaik untuk menyelesaikan pertanyaan yang sedang berlangsung.
“WHO melakukan tugas mereka dan [komunitas intelijen] melakukan apa yang mereka lakukan saat ini tidak eksklusif,” kata Jean-Pierre.
"Ini adalah sesuatu yang bisa terjadi pada saat yang sama," katanya kepada wartawan di Gedung Putih. (Tribunnews.com/Aljazeera/Hasanah Samhudi)
Baca tanpa iklan