News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ebrahim Raisi Terpilih jadi Presiden Iran, Ini Respons Para Pemimpin Dunia

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto selebaran ini dibagikan oleh Klub Jurnalis Muda Iran (YJC) menunjukkan kandidat presiden Iran Ebrahim Raisi, selama debat ketiga yang disiarkan televisi menjelang pemilihan 18 Juni, di studio televisi Negara Iran di Teheran pada 12 Juni 2021.

Presiden Irak Barham Salih menyampaikan selamat atas terpilihnya Raisi sebagai Presiden Iran.

"Kami di Irak berharap dapat memperkuat hubungan solid kami dengan tetangga kami, Iran dan rakyatnya," katanya.

Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi juga mengucapkan selamat kepada Raisi melalui telepon, menurut cuitan dari kantor perdana menteri.

Ia menyatakan harapannya untuk kerja sama lebih lanjut dalam masalah ekonomi dan keamanan selain memerangi terorisme dan dengan cara yang meningkatkan keamanan dan stabilitas kedua negara dan kawasan.

Baca juga: Israel Sebut Ebrahim Raisi Ekstremis, Yakin Presiden Baru Iran Itu akan Tingkatkan Program Nuklir

Yaman

Mahdi al-Mashat, kepala kantor politik gerakan Houthi mengirim pesan selamat kepada Raisi atas kemenangannya, al-Masirah TV melaporkan.

Qatar

Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani mengirim pesan kepada Raisi.

"Semoga dia sukses serta pengembangan lebih lanjut dan pertumbuhan hubungan antara kedua negara," kata kantor berita negara QNA.

Kuwait

Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Sabah, emir Kuwait, mengirim pesan kepada Raisi.

"Semoga dia lebih sukses dan sehat, serta Republik Islam yang bersahabat untuk lebih maju dan makmur," demikian menurut kantor berita negara KUNA.

Baca juga: Sosok Ebrahim Raisi, Presiden Baru Iran, Dipandang Israel sebagai Ekstremis

Amnesti Internasional

Agnes Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International mengatakan, kemenangan pemilihan Raisi menyerukan agar dia diselidiki atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

"Ebrahim Raisi telah naik ke kursi kepresidenan alih-alih diselidiki atas kejahatan terhadap kemanusiaan pembunuhan, penghilangan paksa dan penyiksaan, adalah pengingat suram bahwa impunitas berkuasa di Iran," tulisnya di Twitter.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini