News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pamit Liburan, Pemuda Asal Korea Ternyata Diculik & Dibunuh, Kerangkanya Ditemukan 3 Tahun Kemudian

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hong Suk Dong. Seorang pemuda asal Korea, Hong Suk Dong, berakhir tewas setelah sempat berpamitan akan liburan pada orang tuanya. Kerangkanya ditemukan tiga tahun kemudian.

TRIBUNNEWS.COM - Kisah tragis seorang pria berusia 30 tahunan, Hong Suk Dong, membuat seisi studio SBS menangis.

Dalam episode terbaru acara SBS The Story of the Day, Biting the Tail Season (Kkokkomu), yang tayang 1 Juli 2021, kisah soal Hong Suk Dong diceritakan.

Dikutip dari Koreaboo, insiden tragis yang menimpa Hong Suk Dong bermula 10 tahun lalu, tepatnya September 2011.

Kala itu, Hong Suk Dong memutuskan melakukan perjalanan sendirian ke Filipina untuk berlibur.

Bagaimanapun, perjalanan Hong Suk Dong berubah dengan cepat menjadi tragedi.

Hong Suk Dong (SBS via Koreaboo)

Baca juga: Dulu Kasusnya Viral, Korban Bullying di Korea Kini Berprestasi di Sekolah, Rambutnya Sudah Panjang

Baca juga: 61 Orang yang Masuk Korea Selatan Terinfeksi Covid-19, 27 di Antaranya Baru Pulang dari Indonesia

Menurut acara SBS, Hong Suk Dong menelepon orang tuanya setelah tiba di Filipina.

Ia meminta agar orang tuanya mentransfer sejumlah uang.

Hong Suk Dong mengaku terlibat urusan dengan seorang gadis hingga harus menyerahkan sejumlah uang untuk menyelesaikan masalahnya.

"Aku terlibat urusan dengan seorang gadis di bawah umur dan membutuhkan 10 juta KRW (sekitar Rp127,8 juta) sebagai uang penyelesaian," kata Hong Suk Dong ketika itu.

Kedua orang tuanya segera mentransfer uang sesuai permintaan Hong Suk Dong.

Namun, tak lama kemudian ia menghilang.

Selama tak bisa menghubungi putranya, ibu Hong Suk Dong menerima panggilan telepon dari pria tak dikenal.

Pria itu merupakan warga Korea juga.

Panggilan telepon ini terjadi beberapa hari setelah kedua orang tua Hong Suk Dong mentransfer uang.

"Panggilan ini sangat mahal karena panggilan luar negeri, jadi aku tak akan melakukannya sekarang."

Baca juga: Pandemi Tak Kunjung Usai, Korea Selatan Gencarkan Bioskop Drive-In

Baca juga: Kim Jong Un Pecat Pejabat Tinggi Korea Utara Setelah Insiden Serius Terkait Covid-19

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini