"Eksperimen transplantasi ginjal NYU ini harus membuka jalan bagi percobaan pada pasien dengan gagal ginjal stadium akhir, mungkin dalam satu atau dua tahun ke depan," tegas Montgomery.
Terkait eksperimen saat ini melibatkan transplantasi tunggal dan ginjal dibiarkan di tempatnya hanya selama tiga hari.
"Sehingga setiap percobaan di masa depan kemungkinan akan mengungkap hambatan baru yang perlu diatasi," papar Montgomery.
Peserta mungkin adalah pasien dengan kemungkinan rendah menerima ginjal manusia dan prognosis buruk pada dialisis.
Banyak diantara mereka yang memiliki tingkat kematian yang sama tingginya dengan beberapa jenis kanker.
"Dan kami tidak berpikir dua kali untuk menggunakan obat baru serta melakukan uji coba baru pada pasien kanker, saat itu mungkin dapat memberikan mereka waktu tersisa beberapa bulan untuk merasakan lebih banyak kehidupan," pungkas Montgomery.
Perlu diketahui, para peneliti bekerja dengan ahli etika medis, ahli hukum dan agama dalam memeriksa konsepnya, sebelum meminta keluarga untuk mendapatkan akses sementara pada pasien mati otak itu.