News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Junya Hattori Sulap Mobil Baru Jadi 'Mobil Karatan', Hasil Karyanya Diperbincangkan Warga Jepang

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Junya Hattori (51), yang memproduksi mobil dengan wrapping (pembungkus) seperti mobil yang berkarat.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Junya Hattori (51) menjalankan toko khusus pembungkus mobil Carapp di Kota Koriyama Fukushima Jepang.

Hasil karyanya kini jadi perbincangan masyarakat di Jepang terutama di media sosial.

Ini karena mobil yang diproduksi Junya Hattori lain dari yang lain.

Mobil versi terbaru disulapnya menjadi sebuah mobil 'karatan'. Namun isi di dalam mobil masih mulus sama seperti aslinya.

Junya Hattori hanya 'membungkus' bodi mobil dengan bahan khusus sehingga mobil itu sangat mirip dengan mobil yang sudah karatan.

"Kalau ada permintaan seperti itu sedikitnya seminggu perlu waktu untuk membuatnya. Tergantung jenis mobilnya," papar Hattori khusus kepada Tribunnews.com, Selasa (2/11/2021).

Data gambar karat dicetak pada lembaran yang didedikasikan untuk pembungkus dan ditempelkan di mobil.

Mobil yang berkarat atau Wrapping Car kini tengah populer di Jepang khususnya. (Istimewa)

"Saya ingin melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan di mana pun," kata Junya Hattori.

Dia ingin memberikan perhatian khusus pada detail seperti bagaimana karat menempel pada bingkai jendela dan bumper. Mobil tersebut aktif di public relations sebagai mobil bisnis perusahaan.

"Seolah-olah mobil bekas berjalan."

Demikian yang kini menjadi topik hangat, dan membuat orang bertanya-tanya pada Hattori.

"Saya ingin Anda menikmati celah yang membuat mobil hybrid paling canggih terlihat seperti mobil bekas," kata dia.

Berapa biaya menjadikan mobil baru hingga seperti mobil karatan?

"Paling murah 600.000 yen per mobil dan itu juga perlu dilihat dulu mobilnya seperti apa, kondisinya dan lekukan serta model yang ada. Harus lihat barangnya dulu," tambahnya.

Pertanyaan yang biasanya muncul adalah mengapa pembungkusan semacam ini dilakukan?

Meskipun itu Prius yang bagus, pembungkus karat menjadi populer di luar negeri sekitar tiga tahun lalu.

Ini adalah teknik yang sudah mapan di industri, tetapi tidak banyak mobil di Jepang yang telah diberlakukan.

Baca juga: 72 Persen Penduduk Jepang Sudah Divaksinasi Covid-19, Bersiap untuk Vaksinasi Booster

"Itu sebabnya saya terbang keliling daerah sebagai mobil perusahaan," ujarnya.

Selain itu, pembungkus dan data ini dikatakannya dibuat di rumah.

"Saya membeli foto karat sebagai bahan, tetapi saya mengolahnya dengan perangkat lunak pengolah gambar untuk membuat lembaran karat untuk model mobil," ujarnya.

Misalnya karat untuk pilar dan karat untuk kap mesin. Karat realistis yang telah bertahan dari angin dan salju, dan karat yang mengalir di jejak air hujan sangat indah.

Yang juga perlu diperhatikan adalah karat bergelombang di ambang samping. Tentu saja karena pembungkus, tidak ada lubang karena karat.

"Mobil itu selesai pada awal Maret tahun 2017. Tetapi idenya setengah tahun yang lalu (2016)."

"Butuh 10 jam untuk membuat data lembar dan sedikitnya 4 hari untuk menempelkannya. Butuh sekitar 7 hari termasuk pencarian material dasar," jelasnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini