Lukashenko, yang telah berkuasa selama hampir 30 tahun, menyangkal tuduhan itu. Presiden Rusia Vladimir Putin pun juga telah menolak tuduhan terlibat dalam krisis tersebut.
Mengalihkan perhatian
Pada hari Minggu (14/11), AS mengatakan tindakan Belarus tersebut "mengancam keamanan, menabur perpecahan, dan bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari kegiatan Rusia di perbatasan dengan Ukraina."
Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Jumat (12/11) bahwa dia akan berbicara dengan Putin tentang situasi di Ukraina dan Belarus.
rap/ha (AFP, Reuters, AP)
Baca tanpa iklan