Selain dua negara tersebut, proyek ini juga ditentang oleh beberapa negara lain, utamanya dari Amerika Serikat (AS). Negara tersebut mengatakan pengoperasian pipa ini akan meningkatkan ketergantungan Eropa pada Rusia untuk pasokan energi.
Namun, meskipun pada prinsipnya menentang pipa, pemerintahan Biden pada bulan Juli membatalkan upaya untuk menjatuhkan sanksi. Pembatalan ini terjadi setelah AS mencapai kesepakatan dengan Jerman yang mencakup dukungan untuk Ukraina dan ancaman sanksi jika Rusia dianggap menggunakan pengiriman bahan bakar sebagai 'senjata' untuk mencapai tujuannya.
ae/yf (Reuters, dpa, AFP, AP)
Baca tanpa iklan