Pemerintah Jepang juga mengatakan sedang mengonfirmasi keselamatan pesawat dan kapal.
Penembakan itu menandai peluncuran proyektil pertama sejak Pyongyang mengatakan berhasil melakukan uji coba peluncuran rudal balistik kapal selam (SLBM) baru pada Oktober tahun lalu.
Uji coba rudal kapal selam itu dilakukan setelah berminggu-minggu ketegangan di Semenanjung Korea, yang melihat meningkatnya kerja sama antara Pyongyang dan Seoul pada saat yang sama dengan meningkatnya kemampuan militer.
(Tribunnews.com/Yurika)
Baca tanpa iklan