News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Profil Ukraina: Awal Kemerdekaan dari Uni Soviet, Polemik Presiden Pro-Rusia, dan Hubungan dengan AS

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pengunjuk rasa mengangkat plakat selama demonstrasi menentang invasi Rusia ke Ukraina di Sydney pada 25 Februari 2022. (Photo by Saeed KHAN / AFP)

TRIBUNNEWS.COM - Ukraina saat ini sedang menghadapi serangan militer dari Rusia.

Vladimir Putin telah memerintahkan militer Rusia meledak beberapa kota di Ukraina, termasuk ibukota Kyiv.

Ratusan warga negara tetangga Belarusia ini mulai mengungsi.

Jika menilik dari sejarah, Ukraina memiliki hubungan yang dekat dengan Rusia karena Ukraina adalah bekas negara bagian dari Uni Soviet, sebelumnya akhirnya memisahkan diri.

Baca juga: Pengamat: NATO Tidak Akan Terburu-buru Melibatkan Diri Dalam Pertikaian Rusia-Ukraina

Profil Ukraina

Seorang anak laki-laki Ukraina terlihat selama protes untuk mendukung Ukraina di depan Kedutaan Besar Rusia di Santiago, pada 24 Februari 2022. - Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada hari Kamis, melepaskan serangan udara dan memerintahkan pasukan darat melintasi perbatasan dalam pertempuran yang menurut otoritas Ukraina menewaskan puluhan orang. (Photo by MARTIN BERNETTI / AFP) (AFP/MARTIN BERNETTI)

Ukraina adalah pusat negara Slavia timur pertama (Kyivan Rus), yang pada abad ke-10 dan abad ke-11 adalah negara terbesar dan terkuat di Eropa.

Dikutip dari laman Vanderbilt.edu, dalam e-book berjudul Summary of Ukrainian history, posisi Ukraina dilemahkan oleh invasi Mongol.

Kyivan Rus lalu masuk ke dalam Grand Duchy of Lithuania dan akhirnya menjadi Persemakmuran Polandia-Lithuania.

Warisan budaya dan agama dari Kyivan Rus meletakkan dasar bagi nasionalisme Ukraina selama berabad-abad berikutnya.

Pada abad ke-17, setelah pemberontakan melawan Polandia, berdirilah sebuah negara Ukraina baru bernama Cossack Hetmanate.

Meskipun mendapat tekanan dari Moskow terus menerus, Hetmanate berhasil tetap otonom selama lebih dari 100 tahun.

Pada akhir abad ke-18 abad, sebagian besar wilayah etnografi Ukraina diserap oleh Kekaisaran Rusia.

Setelah runtuhnya tsar Rusia pada tahun 1917, Ukraina mampu mencapai jangka pendek periode kemerdekaan (1917-1920).

Namun, Ukraina ditaklukkan kembali dan dipaksa untuk bergabung dengan pemerintahan Uni Soviet yang brutal, yang merekayasa dua kelaparan paksa (1921-1922 dan 1932-1933), di mana lebih dari 8 juta orang meninggal.

Selama Perang Dunia II, tentara Jerman dan Uni Soviet bertanggung jawab atas sekitar 7 hingga 8 juta lebih banyak kematian.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini