News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Mengapa India Berpihak pada Rusia dan Mendukung Putin? Ini Penjelasannya

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi. -Mengapa India mendukung Rusia? Berikut sejarah hubungan erat kedua negara.

Pada 1955, pemimpin Soviet Nikita Khrushchev menyatakan dukungan untuk kedaulatan India atas Kashmir.

"Kami sangat dekat sehingga jika Anda memanggil kami dari puncak gunung, kami akan muncul di sisi Anda," katanya.

Sejak itu, Moskow telah menjadi benteng melawan intervensi internasional di Kashmir.

Uni Soviet memveto resolusi Dewan Keamanan PBB pada tahun 1957, 1962 dan 1971 yang menyerukan intervensi internasional di Kashmir.

Mereka bersikeras itu adalah masalah bilateral yang perlu diselesaikan melalui negosiasi antara India dan Pakistan serta mengambil sikap yang sama pada konflik Indo-Pak pada umumnya.

Sikap seperti itu diapresiasi di seluruh spektrum politik di India.

Di tahun 1978, Menteri Luar Negeri saat itu Atal Bihari Vajpayee, seorang anggota pendiri sayap kanan, nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) yang menjabat sebagai perdana menteri India antara tahun 1998 dan 2004, mengesampingkan perbedaan ideologisnya dengan Uni Soviet.

Dia menyapa delegasi Soviet ke India dengan mengatakan, "negara kami menemukan satu-satunya teman yang dapat diandalkan di Uni Soviet saja".

Sejak jatuhnya Uni Soviet, Rusia telah bekerja untuk mempertahankan hubungan khususnya dengan India.

Kemudian pada 2000, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Vajpayee menandatangani “Deklarasi Kemitraan Strategis”.

Di tahun 2010, menandai satu dekade kemitraan strategis ini, kedua negara menandatangani “ Kemitraan Khusus dan Strategis”.

Dalam pengambilan video ini diambil dari cuplikan selebaran yang tersedia pada 24 Februari 2022 di situs web resmi Presiden Rusia (kremlin.ru) Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di hadapan bangsa di Kremlin di Moskow. - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan "operasi militer" di Ukraina pada 24 Februari dan meminta tentara di sana untuk meletakkan senjata mereka, menentang kemarahan Barat dan seruan global untuk tidak melancarkan perang. (Photo by Handout / KREMLIN.RU / AFP) (AFP/HANDOUT)

Sebagai bagian dari kemitraan khusus ini, Rusia menegaskan kembali sikap pro-India di Kashmir.

Pada tahun 2019, ketika India membatalkan Pasal 370 konstitusinya yang memberikan status khusus Jammu dan Kashmir, pemerintah Modi menghadapi kritik keras di arena internasional, tetapi Rusia sekali lagi menganggap ini sebagai “masalah internal” bagi India.

Pada Januari 2020, menyusul dorongan yang dipimpin China untuk intervensi internasional di Kashmir, Dmitry Polyanskiy, wakil tetap pertama Rusia untuk PBB, mencuit:

“DK PBB membahas Kashmir dalam konsultasi tertutup. Rusia dengan tegas mendukung normalisasi hubungan antara India dan Pakistan."

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini