News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Jokowi: PBB Harus Terus Dorong Agar Perang Segera Dihentikan

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara pada KTT ASEAN – PBB di Hotel Sokha, Phnom Penh, Kamboja, Jumat, (11/11/2022).

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara pada KTT ASEAN – PBB di Hotel Sokha, Phnom Penh, Kamboja, Jumat, (11/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut Presiden mendorong kerja sama komprehensif ASEAN dan PBB dan perlu diterjemahkan lebih konkret.

Baca juga: Presiden Xi Jinping Dipastikan Bertemu Joe Biden di KTT G20 Bali Pekan Depan

Salah satunya melalui penguatan mekanisme komunikasi dan dialog ASEAN – PBB.

"Hotline antara Sekjen PBB dan Menlu ASEAN perlu dibentuk untuk mendeteksi dini dan merespons secara cepat berbagai potensi tantangan kawasan yang berdampak global maupun sebaliknya. Kolaborasi ASEAN dan PBB harus diperkuat demi perdamaian kawasan dan dunia,” kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyerukan agar semangat reformasi PBB tidak boleh padam.

PBB harus menjadi penjaga multilateralisme agar dapat mencarikan solusi terbaik bagi masalah dunia.

“PBB harus terus mendorong agar perang segera dihentikan,” ucap Presiden.

Baca juga: Dampak Positif KTT G20 di Bali untuk Pariwisata dan Perekonomian Indonesia

Dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Sekjen PBB Antonio Guteres itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasinya pada Sekjen PBB atas kerja keras mengatasi krisis yang disebabkan perang di Ukraina, krisis pangan, krisis energi dan keuangan.

“Indonesia akan terus mendukung kerja Sekjen PBB termasuk dalam kapasitas saya sebagai champion Global Crisis Response Group,” kata Presiden.

Baca juga: Jokowi Serukan Setop Kekerasan di Myanmar dalam KTT ASEAN

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ASEAN – PBB ke-12 yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini