News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Pentagon Perketat Kontrol Informasi, Wartawan Kini Dilarang Masuk Kantor Pers

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEBIJAKAN DONALD TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump marah dengan tanggapan proposal perdamaian dari Iran. Departemen Pertahanan AS kembali memperketat akses media setelah Pelaksana Tugas Sekretaris Pers Pentagon Joel Valdez mengumumkan kantor pers Pentagon ditetapkan sebagai fasilitas informasi terklasifikasi sensitif (SCIF), sehingga wartawan tidak lagi diizinkan memasuki area tersebut, Selasa (2/6/2026).

 

TRIBUNNEWS.COM - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) kembali memperketat akses media dengan melarang wartawan memasuki kantor pers Pentagon.

Dikutip dari Al Jazeera, keputusan tersebut diumumkan pada Senin (2/6/2026) oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Pers Pentagon, Joel Valdez.

Menurut Valdez, kantor pers Pentagon kini ditetapkan ulang sebagai Sensitive Compartmented Information Facility (SCIF) atau fasilitas informasi terklasifikasi sensitif.

Status baru itu diberikan karena ruangan tersebut digunakan bersama oleh para penulis pidato pejabat Pentagon yang memiliki akses terhadap dokumen dan jaringan informasi rahasia pemerintah AS.

“Para penulis pidato ini secara rutin menangani materi rahasia dan memerlukan akses SIPRNet,” kata Valdez dalam pernyataannya yang dikutip dari Al Jazeera.

SIPRNet merupakan jaringan komputer aman milik Departemen Pertahanan AS yang digunakan untuk berbagi informasi rahasia dan sensitif.

Valdez menegaskan perubahan status ruangan otomatis membuat jurnalis tidak lagi dapat memasuki area kantor pers.

“Akibatnya, jurnalis tidak lagi diizinkan memasuki ruang kantor,” ujarnya.

Meski demikian, akses ke kantor pejabat urusan publik Pentagon masih dimungkinkan melalui perjanjian terlebih dahulu.

Pembatasan Media Makin Ketat di Era Trump

Baca juga: Trump Ngamuk, Sebut Netanyahu Gila Gara-gara Serangan Israel ke Lebanon

The Guardian melaporkan kebijakan terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian pembatasan akses media yang diterapkan Pentagon sejak Donald Trump kembali ke Gedung Putih.

Pada Oktober tahun lalu, Departemen Pertahanan memberlakukan aturan baru yang membatasi aktivitas jurnalis di dalam kompleks Pentagon.

Sejumlah organisasi media bahkan memilih mengembalikan kartu akses mereka daripada tunduk pada aturan yang dianggap membatasi peliputan.

Washington Post menjadi media pertama yang mengungkap perubahan status kantor pers Pentagon sebelum akhirnya dikonfirmasi langsung oleh Valdez.

Pada Maret 2026, Pentagon juga mengumumkan bahwa wartawan tidak lagi diperbolehkan memiliki ruang kerja permanen di dalam gedung tersebut.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini