TRIBUNNEWS.COM - Berikut update invasi Rusia di Ukraina hari ke-291.
Perang antara Rusia dan Ukraina sudah memasuki hari ke-291, Minggu, 11 Desember 2022.
Dilansir The Guardian, ini sejumlah peristiwa yang terjadi.
- Pertempuran di Ukraina disebut bisa lepas kendali dan menjadi perang antara Rusia dan NATO.
Pendapat itu diungkapkan oleh kepala aliansi NATO dalam sebuah wawancara dengan penyiar NRK Norwegia.
"Jika ada yang salah, maka itu bisa menjadi sangat salah," kata Jens Stoltenberg.
Baca juga: Sekretaris Jenderal NATO Khawatir Konflik Rusia VS Ukraina Meluas jadi Perang Rusia VS NATO
- Dukungan Iran untuk militer Rusia kemungkinan akan tumbuh dalam beberapa bulan mendatang.
Moskow juga mungkin akan menawarkan Teheran tingkat dukungan militer yang "belum pernah terjadi sebelumnya", kata Kementerian Pertahanan Inggris.
Kabar terbaru dari intelijen kementerian mengatakan Iran menjadi salah satu pendukung militer utama Rusia sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari lalu.
Moskow juga disebut berusaha mendapatkan lebih banyak senjata, termasuk ratusan rudal balistik.
- Pasukan Rusia telah "menghancurkan" kota Bakhmut di Ukraina timur, kata presiden negara itu, Volodymyr Zelenskiy.
Sementara itu, militer Ukraina melaporkan serangan rudal, roket, dan udara di berbagai bagian negara.
Pertempuran saat ini berpusat di empat provinsi yang secara ilegal dianeksasi oleh presiden Rusia, Vladimir Putin.
Baca juga: Kapal Tanker Macet di Turki Makin Bertambah, Sanksi Barat Atas Minyak Rusia Tuai Kecaman
- Pertempuran sengit terus berlanjut di Ukraina timur dan selatan, terutama di wilayah yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia pada bulan September.
Kantor kepresidenan Ukraina mengatakan pada hari Jumat (9/12/2022) bahwa lima warga sipil telah tewas dan 13 lainnya terluka akibat penembakan Rusia dalam 24 jam terakhir.
Baca tanpa iklan