TRIBUNNEWS.COM, CHINA - Seorang suami di China kaget bukan main.
Betapa tidak?
Saat dia memesan wanita PSK (pekerja seks komersial) yang datang justru istrinya sendiri.
Hal itu tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh pria ini.
Dikutip dari ohbulan pada Selasa (28/2/2023), pria tersebut bernama Zhang.
Zhang selama ini memang merantau dan tak tinggal serumah dengan keluarganya.
Ia kerja banting tulang cari nafkah di tempat lain.
Dia kembali ke rumah selama perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini.
Tak langsung pulang ke rumah, Zhang menginap di sebuah hotel di dekat stasiun kereta.
Merasa kesepian, dia memutuskan untuk menyewa seorang pelacur untuk menghabiskan Festival Musim Semi bersama.
Siapa sangka, orang yang menanggapi panggilannya tidak lain adalah istrinya.
Baca juga: 7 dari 600 PSK di Kabupaten Purwakarta Terjangkit HIV-AIDS
Melihat istrinya datang, Zhang pun marah.
Ia kehilangan kendali dan berujung memukuli istrinya.
Menurut berbagai laporan media China, Zhang telah menikahi seorang wanita bernama Shen di Xi'an, Provinsi Shaanxi.
Alasan Zhang tak langsung pulang ke rumah adalah karena ia sudah tiba terlalu malam di stasiun.
Ia tidak ingin menyusahkan keluarganya.
Maka ia mencari hotel terdekat.
Zhang menginap dan berencana menunggu sampai pagi sebelum kembali.
Saat Zhang akan tertidur, sebuah kartu dengan nomor telepon dan foto "wanita seksi" diselipkan di bawah pintunya.
Dia kemudian memutuskan untuk memanggil seorang PSK.
Tak lama setelah itu, terdengar ketukan di pintu.
Zhang dengan tidak sabar membukanya, langsung berbalik, dan berbaring di tempat tidur.
Ia menunggu PSK yang dipesan untuk melayaninya.
Namun, yang mengejutkannya, yang datang adalah istrinya sendiri.
Selama ini sang istri berada di rumah.
Ia merawat anak dan orang tuanya.
Setelah melihatnya, Zhang menjadi marah, dan dengan paksa membalikkan tubuhnya untuk menghadapnya.
Tindakan ini membuatnya sadar bahwa dia telah membayar untuk berhubungan seks dengan istrinya sendiri.
Marah, Zhang menyerang istrinya.
Keributan pun pecah dan menarik perhatian para tamu dan staf hotel terdekat.
Polisi pun dipanggil.
Sesampainya di TKP, polisi menangkap pasutri dan membawanya ke kantor.
Zhang akhirnya dijatuhi hukuman delapan hari penahanan administratif dan denda 400 yuan, atau Rp877 ribu.
Sementara istrinya dijatuhi hukuman tiga hari penahanan administratif dan denda 200 yuan atau Rp438 ribu.
Menurut kabar yang beredar, Zhang tahu bahwa isterinya itu mencari pendapatan sampingan pada malam hari.
Namun ia tak pernah tahu apa pekerjaan yang selama ini dilakoni sang istri sampai insiden hari itu.
(TribunTrends.com/ Suli Hanna)
Baca tanpa iklan