Sebelum ditembak mati, Hardeep Singh Nijjar sempat berbicara dengan Gurpatwant Singh Pannun, teman sesama nasionalis Sikh.
Ia mengatakan, agen intelijen India telah mematok hadiah untuk kepalanya.
"Badan Intelijen Keamanan Kanada juga mengatakan kepada Nijjar bahwa mereka mempunyai informasi bahwa dia di bawah ancaman dari pembunuh profesional,” kata Pannun, dikutip dari Global News.
Pada Senin (18/9/2023), Justin Trudeau mengonfirmasi, pihak berwenang sedang menyelidiki hubungan antara pembunuhan tersebut dan orang-orang yang terkait dengan pemerintah India.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan