Kelompok yang paling utama adalah Brigade Saraya al-Quds dari Jihad Islam Palestina.
Dibentuk pada tahun 1992, al-Quds telah mengaku bertanggung jawab atas setidaknya 23 serangan roket, menurut data yang dikumpulkan oleh Critical Threats Project.
Front Populer untuk Pembebasan Palestina juga memiliki aktivitas militer aktif di Gaza melalui Brigade Abu Ali Mustafa dan telah bergabung dalam seruan perlawanan bersenjata melalui pesan resmi Telegram.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan