News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Saat Ukraina Cari Bantuan AS dan Barat, Putin: Barang Gratis akan Habis

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto yang didistribusikan oleh lembaga negara Rusia Sputnik menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan konferensi pers akhir tahun di ruang pameran Gostiny Dvor di pusat kota Moskow pada 14 Desember 2023.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengklaim bantuan militer ke Ukraina dari negara-negara Barat dan Amerika Serikat (AS) semakin berkurang.

Vladimir Putin mengatakan Ukraina akan segera kehabisan senjata dari negara asing untuk melawan invasi Rusia.

“Ukraina hampir tidak menghasilkan apa-apa, semuanya datang dari Barat, tapi barang gratis suatu hari nanti akan habis, dan tampaknya hal ini sudah terjadi,” kata Vladimir Putin kepada Pavel Zarubin, pembawa acara TV Rusia, Rossiya 1, Kamis (14/12/2023).

Klaim ini menyusul kunjungan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, ke Norwegia dan AS di tengah upayanya mencari dukungan untuk melanjutkan perang mengusir Rusia dari wilayah Ukraina.

Sebelumnya, Vladimir Putin memulai konferensi pers itu dengan mengatakan kedaulatan Rusia berada di bawah ancaman ketika berbicara tentang alasannya menginvasi Ukraina.

Baca juga: Desak AS, Zelensky: Macetnya Bantuan ke Ukraina adalah Hadiah bagi Putin

“Keberadaan negara kita tanpa kedaulatan tidak mungkin terjadi… seluruh negara tidak dapat ada tanpa kedaulatan,” kata Vladimir Putin.

Pavel Zarubin kemudian bertanya, “Kapan akan ada perdamaian?”

Seperti kampanyenya sejak meluncurkan invasi, Putin mengatakan perdamaian dalam perang di Ukraina akan tercapai setelah Rusia mencapai tujuannya.

“Akan ada perdamaian ketika kita mencapai tujuan kita,” kata Putin, dikutip dari RIA Novosti.

“Mereka (tujuan Rusia) tidak berubah. Denazifikasi Ukraina, demiliterisasi Ukraina,” lanjutnya, mengulangi kampanyenya pada 24 Februari 2022.

Vladimir Putin juga ditanya apakah akan ada putaran baru mobilisasi di Rusia.

Sebelumnya, Kremlin yakin Rusia memiliki cukup personel dan bersedia wajib militer saat ini untuk meningkatkan jumlah angkatan bersenjata Rusia menjadi 500.000 pada akhir tahun 2023 ini.

“Mengapa kita perlu mobilisasi? Tidak perlu ada mobilisasi hari ini,” kata Vladimir Putin.

Foto yang didistribusikan oleh lembaga negara Rusia Sputnik ini menunjukkan pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan hakim Mahkamah Konstitusi di Moskow pada 12 Desember 2023. (Mikhail TERESHCHENKO / POOL / AFP)

Baca juga: Netanyahu Telepon Putin, Kritik Sikap Rusia soal Perang Israel-Hamas di Gaza

Putin: Perang Rusia-Ukraina adalah Perang Saudara

Dalam wawancara dengan Pavel Zarubin pada Kamis (14/12/2023), Vladimir Putin menyebut perang Rusia-Ukraina adalah perang saudara.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini