News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Genderang Perang di Laut Merah Segera Ditabuh, Inggris dan AS Kompak Bersiap Serang Houthi

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto yang dirilis tanggal 22 November 2023 memperlihatkan kapal kargo Galaxy Leader (kanan) disita oleh kelompk Houthi. Kapal itu dibawa ke sebuah pelabuhan di Laut Merah.

TRIBUNNEWS.COM - Inggris dilaporkan sedang bersiap melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi.

Houthi akan diserang karena kelompok asal Yaman itu mengganggu kapal-kapal Israel dan Barat yang melintas di Laut Merah.

Inggris disebut akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan negara Eropa lainnya guna melancarkan serangan rudal di Laut Merah ataupun Yaman yang menjadi markas kelompok itu.

Dilansir dari The Times, sumber dari parlemen Inggris menyebut serangan itu bisa melibatkan pesawat tempur Angkatan Udara Inggris (RAF) atau HMS Diamond, sebuah kapal perusak.

Inggris dan AS diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan bersama.

Pernyataan itu berisi peringatan terakhir kepada kepada Houthi untuk menghentikan serangannya terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Jika Houthi terus melakukannya, kelompok itu akan menghadapi serangan militer dari Barat.

Houthi yang kini menguasai Yaman telah menyerang puluhan kapal di Laut Merah sejak perang Israel-Hamas meletus tanggal 7 Oktober lalu.

Baca juga: Lawan Houthi, Inggris Siap Lancarkan Serangan Rudal hingga Libatkan Pesawat Tempur

Terbaru pada hari Sabtu, (30/12/2023, Houthi menyerang kapal Maersk Hangzhou yang dioperasikan oleh Denmark.

Kemudian, helikopter Angkatan Laut AS menenggelamkan tiga perahu Houthi yang ingin menaiki kapal itu pada hari Minggu.

Barat menderita karena serangan Houthi

Serangan militan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang terafiliasi dengan Israel membuat Barat menderita.

Sebelumnya, pemimpin Houthi mengaku menargetkan kapal-kapal Israel sebagai pembalasan atas kekejaman Israel di Gaza.

Dikutip dari Russian Today, Houthi tampaknya tidak hanya menargetkan kapal Israel, tetapi juga kapal negara-negara Barat.

Perusahaan-perusahan ekspedisi pengiriman kemudian menangguhkan operasinya di Laut Merah karena serangan Houthi itu.

Baca juga: Perang Terbuka Laut Merah Dimulai, AS Tenggelamkan Kapal Yaman, Houthi Siap Balas Kematian Pasukan

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini