News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Israel Diduga Bohong Lagi soal Terowongan Hamas usai Diungkap Media AS, Tak Bisa Beri Bukti

Penulis: garudea prabawati
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gambar ini diambil saat tur media yang diselenggarakan oleh militer Israel pada 27 Januari 2024, menunjukkan sebuah tank tentara Israel meluncur melewati masjid Hamzah yang rusak di distrik al-Amal di kota utama Khan Yunis di selatan Gaza, di tengah berlanjutnya pertempuran antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas. Israel diduga melakukan kebohongan lagi soal penemuan terowongan Hamas, hal ini diungka Media AS. Padahal Israel telah lakukan penghancuran

TRIBUNNEWS.COM - Israel diduga telah melakukan pembohongan terkait terowongan Hamas, kali ini yang terletak di Pemakaman Bani Suheila dekat Khan Younis.

Hal ini usai media Amerika Serikat (AS), CNN mengungkapnya lewat liputan investigasi.

CNN menyebut Israel telah melakukan penghancuran di situs pemakaman tersebut, hingga merusak 16 kuburan.

Sebelumnya, pejabat militer Israel pada hari Senin (29/1/2024) merilis video tentang hancurnya pemakaman Bani Suheila dekat Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Militer Israel mengklaim ada terowongan Hamas sedalam 65 kaki dan panjangnya satu setengah mil yang dibangun Hamas di bawah kuburan tersebut.

Namun saat liputan investigasi, CNN tidak diberi akses ke terowongan yang diklaim Israel itu.

Investigasi terhadap pemakaman Gaza yang dihancurkan oleh militer Israel tidak menunjukkan bukti adanya sistem terowongan yang diklaim Israel berada di bawah lokasi pemakaman, menurut CNN.

Militer Israel malah merilis rekaman drone yang menunjukkan dua terowongan lain di dekat pemakaman Bani Suheila.

Namun lagi-lagi tidak memberikan video terowongan di bawah pemakaman Bani Suheila, dekat Khan Younis itu.

Mengutip Anadolu Agency, meskipun Israel telah mengatakan kepada wartawan bahwa mereka akan menyediakan video atau bukti adanya terowongan Hamas di lokasi yang dimaksud.

Tentara Israel mengatakan kepada CNN bahwa mereka tidak dapat membawa krunya ke dalam sistem terowongan yang mereka klaim di dalam kuburan.

Baca juga: Hamas Bersumpah akan Balas Serangan Pasukan Israel di RS Ibnu Sina: 3 Korban Tewas adalah Pejuang

Alasannya ada mesin sensitif di bawah tanah dan strukturnya tidak stabil.

“Semuanya bisa runtuh,” kata Brigjen Dan Goldfuss, komandan Divisi 98 Israel.

“Anda harus berjalan ke tepian. Tepiannya tidak aman, bisa runtuh," lanjutnya.

CNN menggunakan citra satelit untuk menemukan bagian bawah tanah dari sistem yang diklaim Israel digunakan oleh Hamas, tetapi tidak menemukan bahwa pintu masuk terowongan berada di area pemakaman.

Namun militer Israel mengeluarkan pernyataan yang mengatakan terowongan itu langsung menembus situs keagamaan, hingga merilis peta yang menunjukkan dugaan pusat komando Hamas berada di luar kuburan.

Pejabat militer hanya menunjukkan kepada CNN apa yang mereka klaim sebagai kantor komandan batalion Hamas di ujung salah satu bagian terowongan yang diduga memiliki dua ruangan besar, kamar mandi dan dapur.

Mereka mengatakan ruangan tersebut memiliki listrik, pipa ledeng, dan telekomunikasi, namun CNN hanya melihat ruangan gelap selama tur.

CNN tidak diberi akses untuk menjelajahi ruangan yang dimaksud Israel dan hanya diberi penjelasan oleh pejabat militer tentang alasan mereka menghancurkan kuburan tersebut, merujuk pada Hamas yang menggunakan sistem terowongan tersebut selama serangan 7 Oktober yang menewaskan hampir 1.200 orang.

“Pasukan saya pada awalnya mencoba mengapit daerah ini, namun ditembaki (oleh Hamas) dari daerah ini berulang kali,” kata Goldfuss.

"Mereka tidak mengerti alasannya. Begitu kami menemukan kompleks militer di bawah kuburan, kami mengambil semua tindakan untuk menyerang kompleks itu," lanjutnya.

Militer Israel mengatakan mereka kemudian melibas dan menggali bagian pemakaman yang diklaim digunakan Hamas.

Lantas saat ditanya apa yang dilakukan terhadap jenazah yang dikuburkan, pihak Israel tidak memberikan jawaban spesifik.

“Kami berusaha menyingkirkan mereka sebanyak yang kami bisa, sebisa mungkin,” kata Goldfuss.

"Tapi ingat, di tempat ini, saat kamu bertempur di sini dan musuhmu terus menerus mengapitmu dan menggunakan senyawa ini untuk bersembunyi, tidak banyak yang bisa kamu lakukan," ucapnya.

Gambar ini diambil selama tur media yang diselenggarakan oleh militer Israel pada 15 Desember 2023, menunjukkan sebuah terowongan yang dilaporkan digunakan Hamas untuk menyerang Israel melalui penyeberangan perbatasan Erez pada 7 Oktober 2023. (JACK GUEZ / AFP)

Menurut hukum internasional, serangan yang disengaja terhadap komplek pemakaman dapat dianggap sebagai kejahatan perang, kecuali jika situs tersebut merupakan bagian dari tujuan militer.

Pihak militer Israel menyatakan bahwa kerusakan parah pada pemakaman tersebut diperlukan untuk mengungkap apa yang diklaim sebagai terowongan di bawah permukaan.

CNN melaporkan bahwa 16 kuburan Gaza telah rusak atau hancur sejak awal perang.

Sementara itu sejak serangan Hamas yang mematikan pada 7 Oktober, Israel telah melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 26.751 warga Palestina dan melukai 65.636 orang.

Serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi internal dan 60 persen infrastruktur rusak atau hancur, menurut PBB. Ada juga kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini