Hamas menyandera setidaknya 250 orang saat melancarkan serangan pada 7 Oktober 2023 silam.
Israel meyakini 130 sandera saat ini masih berada di Gaza, sementara 32 orang diperkirakan telah meinggal dunia.
Hamas dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh AS, Uni Eropa, Jerman dan beberapa negara lain.
Sementara itu, Shlomo Ne'eman yang menjabat sebagai Ketua Dewan Regional Gush Etzion di Tepi Barat, yang menyediakan layanan administrsi perkotaan untuk pemukim Israel, telah meminta agar warga mengggelar aksi protes di jalanan yang digunakan untuk operasi evakuasi itu.
(mh/gtp/as)
Baca tanpa iklan