News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

AS Khawatir Serangan Balasan Iran ke Israel

Penulis: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Iran menghadiri prosesi pemakaman tujuh anggota Korps Pengawal Revolusi Islam yang tewas dalam serangan di Suriah, yang Iran salahkan pada Israel, di Teheran pada 5 April 2024. - Para Pengawal, termasuk dua jenderal, tewas dalam serangan udara pada 1 April , yang meratakan gedung konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus. Upacara pemakaman tersebut bertepatan dengan peringatan tahunan Hari Quds (Yerusalem), ketika Iran dan sekutunya melakukan pawai untuk mendukung Palestina. (Photo by ATTA KENARE / AFP)

TRIBUNNEWS.COM, IRAN -  Kawasan Timur Tengah seakan tak pernah berhenti dari konflik.

Kali ini Iran menyatakan bersiap untuk perang dengan Israel.

Iran juga memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) sekutu Israel agar tidak ikut campur.

Sikap Iran berawal dari serangan Israel ke konsulatnya di Suriah.

Tepatnya pada  1 April, kantor berita Suriah SANA melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel telah melakukan serangan terhadap sebuah bangunan di Damaskus.

Media Iran mengatakan bahwa konsulat Iran adalah sasaran serangan itu.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan itu telah menewaskan tujuh penasihat militer, termasuk Jenderal Mohammad Reza Zahedi dan Jenderal Mohammad Hadi Haji-Rahimi.

Televisi pemerintah memperlihatkan para demonstran membawa gambar orang-orang yang terbunuh dan membawa spanduk serta slogan-slogan seperti "Matilah Israel" dan "Matilah Amerika".

Mantan komandan Garda Mohsen Rezaei, mengomentari kemungkinan pembalasan terhadap Israel, mengatakan, "Keputusan telah dibuat. Ini pasti akan dilaksanakan," menurut situs semi-resmi baru Tasnim. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Sikap Iran

Sikap Iran diutarakan Hizbullah, yang merupakan proksi utama Iran di Timur Tengah.

“Iran memperingatkan AS untuk tak terperosok dalam jebakan Netanyahu,” bunyi pernyataan tertulis Wakil Kepala Staf untuk Urusan Politik Presiden Iran Mohammad Jamshidi di media sosial X dikutip dari NDTV.

“AS lebih baik minggir sehingga tak menjadi sasaran. Sebagai respons, AS meminta Iran untuk tak menyerang target Amerika,” tambahnya.

AS sendiri belum berkomentar atas pesan yang dikirimkan Iran.

AS dilaporkan telah bersiaga dan bersiap untuk respons yang signifikan dari Iran kepada Israel atau target Amerika di wilayah itu.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini