News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Populer Internasional: Teror Minggu Depan Warga Israel Dikubur, Target Pusat Komando Hamas

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga Palestina mengumpulkan jenazah korban pemboman Israel di Jalur Gaza. Setidaknya 100 warga Palestina tewas pada Sabtu (10/8/2024) subuh ketika militer Israel (IDF) mengebom sekolah Al-Taba'een di lingkungan Al-Daraj di timur Kota Gaza.

Militer Israel mengklaim telah menewaskan 19 anggota Hamas dan Jihad Islam Palestina dalam serangan udara kompleks sekolah Gaza.

Sementara Koresponden nasional Fox News Jeff Paul memiliki informasi lebih lanjut setelah serangan Israel.

Israel menyebut Hamas menggunakan sekolah tersebut sebagai pusat komando, demikian yang membuat IDF menargetkan tempat kelompok militan itu berada.

Di sisi lain, Badan pertahanan sipil yang dikelola Hamas menyebutkan, lebih dari 90 orang tewas dalam serangan itu.

Gedung Putih menyatakan keprihatinan yang mendalam atas korban sipil, dengan menyatakan terlalu banyak nyawa telah hilang dalam konflik yang sedang berlangsung, The Times of Israel melaporkan.

Para pejabat IDF mengatakan serangan itu dilakukan dengan menggunakan tiga "amunisi presisi" yang ditujukan ke sebuah bangunan tertentu di dalam kompleks sekolah.

Juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mencatat militer telah menerima informasi intelijen yang menunjukkan, Ashraf Juda, komandan Brigade Kamp Pusat Jihad Islam, kemungkinan hadir selama serangan itu, meskipun masih belum jelas apakah ia terbunuh.

Hagari menjelaskan, Hamas semakin sering menggunakan gedung sekolah sebagai fasilitas militer, yang telah menimbulkan kekhawatiran besar tentang keselamatan warga sipil.

Hal tersebut berdasarkan pemantauan intelijen Israel terhadap gerak-gerik Hamas dalam melakukan agresi.

IDF mengklaim, mereka mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko warga sipil, termasuk pengawasan udara sebelum serangan dan penargetan yang tepat.

Serangan Israel tersebut menuai kritik tajam dari berbagai negara dan kelompok.

SELANJUTNYA>>>

4. Israel Digempur 10 Kali oleh Hizbullah

Asap mengepul di wilayah Israel Utara setelah diserang oleh milisi Hizbullah (Anadolu Agency)

Kelompok Hizbullah di Lebanon dilaporkan melancarkan 10 serangan ke Israel dalam waktu 24 jam.

Menurut pernyataan Hizbullah pada hari Minggu, (10/8/2024), beberapa sistem kendali visual di perbatasan Israel-Lebanon hancur karena serangan itu.

Hizbullah mengatakan ada empat serangan rudal yang dilancarkan pihaknya ke arah empat benteng tentara Israel.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini