Seorang pejabat AS mengatakan kepada media itu bahwa pemerintah AS belum mengesampingkan kemungkinan mencabut sebutan teroris dari HTS untuk memungkinkan kontak dan kerja sama AS yang lebih dalam dengan kelompok itu.
“Kita harus cerdas … dan juga sangat memperhatikan dan pragmatis terhadap realitas di lapangan,” kata pejabat tersebut.
Pejabat AS lainnya mengatakan Gedung Putih tengah melakukan "penilaian waktu nyata" tentang HTS, yang menguasai Damaskus pada hari Sabtu setelah serangan kilat selama dua minggu yang dilancarkan dari bentengnya di provinsi Idlib, barat laut Suriah.
Pemerintah Inggris juga mempertimbangkan untuk menghapus HTS dari daftar kelompok teroris terlarang.
SUMBER: THE CRADLE
Baca tanpa iklan