News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kantor PM Israel Benjamin Netanyahu menyetujui gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kantor PM Israel Benjamin Netanyahu menyetujui gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera

Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah menyetujui "kesepakatan pembebasan para sandera".

Pada Jumat (17/01) pagi, otoritas kantor perdana menteri mengatakan Netanyahu sudah diberitahu oleh tim perunding bahwa kesepakatan itu tersebut telah disetujui.

Netanyahu telah memerintahkan kabinet politik-keamanan untuk bersidang pada hari Jumat.

Dan, pemerintah Israel "akan bersidang untuk menyetujui kesepakatan tersebut", kata kantor Netanyahu.

Keluarga para sandera telah diberitahu, tambahnya.

Sebelumnya, Netanyahu telah menunda pemungutan suara kabinet untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata Gaza yang sedianya digelar Kamis (16/01).

Dia beralasan Hamas berupaya mengubah kesepakatan tersebut pada menit-menit terakhir.

Perwakilan Israel, kelompok Hamas, Amerika Serikat, dan Qatar telah resmi menandatangani kesepakatan tersebut di Doha, demikian laporan media-media Israel.

Kesepakatan gencatan senjata pertama kali diumumkan pada Rabu (15/01) oleh mediator AS dan Qatar.

Perdana Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdul Rahman Al Thani mengatakan kesepakatan tersebut akan mulai berlaku pada hari Minggu (19/01), sambil menunggu persetujuan kabinet Israel.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Kabinet Israel menunda menggelar pemungutan suara untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Netanyahu menuduh Hamas berupaya mengubah kesepakatan tersebut pada menit-menit terakhir.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan ada "jalan buntu" yang tengah dicarikan jalan keluarnya.

Blinken meyakini gencatan senjata akan tetap dimulai pada hari Minggu (19/01) sesuai rencana.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini