Emily memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Inggris-Israel.
Pesan terakhirnya yang diterima keluarga sekitar pukul 10.00 pagi mengungkapkan, kelompok bersenjata telah memasuki lingkungan tempat tinggalnya.
Suara tembakan juga terdengar di sekitar apartemennya hari itu.
Seorang teman yang selamat, Bar Kislev melihat mobil Emily dikendarai oleh seorang militan dan bergegas menuju Gaza.
Kislev yakin bahwa saat itu Emily dan beberapa orang lainnya diculik.
Keluarganya sangat berharap dan cemas menunggu kepastiannya.
Pembebasan Emily merupakan momen yang sangat dinanti-nantikan oleh orang-orang terdekatnya.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan