Mengutip USA Today, bulan lalu Trump meminta Hamas untuk membebaskan para sandera paling lambat tanggal 15 Februari atau "neraka akan pecah."
Batas waktu itu telah berlalu.
Kali ini, Trump menggambarkan ultimatumnya sebagai "peringatan terakhir!"
Saat ini, pertempuran di Gaza belum dilanjutkan, tetapi Israel menghentikan semua pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah tersebut.
Sekitar 1,9 juta warga Palestina, atau 90 persen dari populasi, telah mengungsi akibat perang, dan bencana kelaparan mengancam.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan