News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1108: Lavrov Bandingkan Macron dengan Hitler dan Napoleon

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SERGEI LAVROV - Foto ini diambil dari publikasi resmi PBB pada Kamis (6/3/2025), memperlihatkan Menteri Luar Negeri Federasi Rusia, Sergei Lavrov, memberikan pengarahan kepada wartawan tentang hasil partisipasinya dalam minggu tingkat tinggi pada sesi ke-76 Majelis Umum PBB pada 25 September 2021. avrov mengkritik keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan membandingkannya dengan dua tokoh sejarah, Adolf Hitler dan Napoleon Bonaparte.

TRIBUNNEWS.COM - Konflik Rusia vs Ukraina yang berlangsung sejak 24 Februari 2022 telah memasuki hari ke-1108 pada Jumat (7/3/2025).

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengkritik keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan membandingkannya dengan dua tokoh sejarah, Adolf Hitler dan Napoleon Bonaparte.

Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan konsekuensi dari serangan pesawat tak berawak Rusia di wilayah Odessa.

Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa sekelompok pesawat jet tempur Rusia Tu-95MS telah lepas landas dari Lapangan Udara Olenya, yang terletak di wilayah Murmansk, Rusia.

Simak rangkuman peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina berikut ini.

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1108:

  • Lavrov Bandingkan Macron dengan Hitler dan Napoleon

Dikutip dari TASS, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengkritik keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Ia membandingkan Macron dengan dua tokoh sejarah, Adolf Hitler dan Napoleon Bonaparte.

Dalam sebuah konferensi pers, Lavrov menyatakan bahwa Macron, meskipun berbeda dengan pendahulunya yang juga berkonflik dengan Rusia, seperti Napoleon dan Hitler, tidak bertindak secara diplomatis.

Lavrov mengungkapkan, "Mereka (Napoleon dan Hitler) berusaha mengalahkan Rusia dan menyatakannya secara terbuka."

"Namun, Macron sepertinya menginginkan hal yang sama, tapi dengan alasan yang berbeda. Ia menyebut Rusia sebagai ancaman bagi Prancis dan Eropa."

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1107: Macron, Zelensky, dan Starmer Mau ke Amerika untuk Temui Trump

Tuduhan Macron terhadap Rusia, yang menurutnya bersiap untuk berperang melawan Eropa dan Prancis, dibantah keras oleh Lavrov.

"Pernyataan ini tidak masuk akal dan tidak berdasar," kata Lavrov, menekankan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah berkali-kali menyebut tuduhan tersebut sebagai klaim yang tidak rasional.

Lavrov juga menjelaskan bahwa masalah utama yang menyebabkan ketegangan antara Rusia dan Barat adalah perluasan NATO.

Menurutnya, Presiden AS Donald Trump dan timnya mengakui ini sebagai akar masalah.

Eropa, yang merasa diabaikan oleh Amerika Serikat, justru meremehkan isu ini dan menghindari pembahasan tentang NATO.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini