Meskipun kondisinya stabil, dokter masih menjaga prognosis yang hati-hati.
Pada Sabtu (8/3/2025), Paus dirawat dengan oksigenasi aliran tinggi dan akan beralih ke ventilasi mekanis non-invasif sesuai rencana.
Kegiatan Vatikan tetap berjalan meskipun Paus tidak dapat hadir secara langsung, dan para peziarah terus mendoakan kesembuhan Paus di luar Rumah Sakit Gemelli.
Sementara itu, Paus Fransiskus juga terus menyuarakan doa untuk perdamaian di berbagai kawasan konflik, termasuk Ukraina, Palestina, Israel, Lebanon, Myanmar, Sudan, dan Republik Demokratik Kongo.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan