Getaran gempa juga terasa di Bangladesh, termasuk di ibu kotanya, Dhaka, meskipun belum ada laporan kerusakan.
Di Vietnam, gempa mengguncang gedung-gedung di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh.
Gempa Besar
Myanmar merupakan wilayah rawan gempa karena berada di atas Sesar Sagaing yang membentang dari utara ke selatan negara itu.
USGS mencatat enam gempa besar berkekuatan lebih dari 7,0 SR telah terjadi di sekitar sesar ini antara tahun 1930 dan 1956.
Pada tahun 2016, gempa berkekuatan 6,8 SR mengguncang Bagan, ibu kota kuno Myanmar, menewaskan tiga orang serta meruntuhkan menara dan tembok kuil di kawasan wisata tersebut.
Saat ini, Myanmar masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan memiliki sistem medis yang terbatas, terutama di daerah pedesaan.
Hal ini dapat memperumit upaya tanggap darurat dan pemulihan setelah gempa besar seperti yang terjadi kali ini.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan