"Proposal AS tidak dapat kami terima. Itu bukan hasil dari putaran negosiasi sebelumnya," ujar Baghaei dalam konferensi pers.
"Kami akan menyampaikan proposal kami sendiri kepada pihak lain melalui Oman setelah difinalisasi. Proposal ini masuk akal, logis, dan seimbang," imbuhnya.
Adapun penolakan ini juga mencerminkan posisi tegas Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang pekan lalu menyebut tawaran AS bertentangan dengan kepentingan nasional Iran.
Rencananya guna mempercepat proses negosiasi, Presiden AS Donald Trump mengatakan diskusi antara AS dan Iran mengenai kesepakatan nuklir akan berlanjut pada Kamis mendatang.
Perlu diketahui negosiasi ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali kesepakatan nuklir tahun 2015 (JCPOA) yang dibatalkan oleh Presiden AS saat itu, Donald Trump, pada 2018.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan