Israel Serang Kantor Kemenlu Iran, Saeed Khatibzadeh: Kejahatan Perang, Warga Sipil Terluka
Saeed dalam akun resmi X nya menyatakan kalau Israel telah melancarkan serangan terhadap salah satu bagian gedung Kementerian Luar Negeri Iran.
Penulis:
Rizki Sandi Saputra
Editor:
Muhammad Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Saeed Khatibzadeh menyampaikan kondisi terkini di kawasan Iran setelah tiga hari serangan oleh Israel dilancarkan.
Saeed dalam akun resmi X nya menyatakan kalau Israel telah melancarkan serangan terhadap salah satu bagian gedung Kementerian Luar Negeri Iran.
Baca juga: Putin Peringatkan Khamenei Rezim Iran dalam Bahaya setelah Bicara dengan Trump soal Israel
"Rezim Kriminal Israel melancarkan serangan yang disengaja dan kejam terhadap salah satu gedung Kementerian Luar Negeri Iran, yang terletak tepat di seberang Institut Studi Politik dan Internasional," kata Saeed dalam akun X miliknya @SKhatibzadeh, pada Senin (16/6/2025).
Dalam unggahannya tersebut, Saeed turut menampilkan video pendek berdurasi 24 detik yang menampilkan salah satu bagian bangunan porak poranda.
Dalam video itu juga terlihat banyak rak-rak buku yang berserakan serta puing-puing tembok hingga pecahan kaca.
"Rekaman ini menunjukkan perpustakaan lembaga saya @IPIS_Iran, yang menjadi sasaran serangan pengecut ini," kata Saeed.
Atas penyerangan ke Kantor Kemenlu Iran ini, Saeed menyatakan beberapa warga sipil mengalami luka.
Hanya saja dirinya tidak membeberkan secara detail berapa jumlah korban luka tersebut.
Baca juga: Analis Menilai Serangan Israel Bukan Sekadar Cegah Nuklir tapi Juga Upaya Gulingkan Rezim Iran
"Beberapa warga sipil terluka dalam serangan itu, termasuk sejumlah rekan saya yang dibawa ke rumah sakit untuk dirawat," tutur dia.
Saeed hanya menegaskan kalau apa yang dilakukan oleh Iran secara jelang merupakan tindakan kejahatan perang.
Kata dia, serangan tersebut juga menunjukkan kalau Israel akan terus melakukan agresi penyerangan yang sistematis terhadap negaranya.
"Ini adalah kejahatan perang yang jelas, bagian dari kampanye agresi berkelanjutan dan sistematis rezim Israel terhadap Iran," tandas dia.