"Akan ada banyak kegaduhan publik, tetapi secara pribadi, menurut saya akan ada penguping yang dikerahkan," katanya, sebelum serangan Iran pada Senin malam.
Serangan Iran ke Qatar
Iran menyerang Qatar pada Senin (23/6/2025) pukul 19.00 waktu setempat.
Qatar mengecam serangan itu sebagai "eskalasi yang sangat berbahaya yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Negara Qatar".
Qatar pun mengeluarkan tindakan diplomatik demarche kepada Duta Besar Iran di Doha.
"Saya ingin berterima kasih kepada Iran karena memberi kami pemberitahuan lebih awal," tulis Donald Trump di media sosial Social Truth.
"Yang memungkinkan tidak ada nyawa yang hilang, dan tidak ada yang terluka," lanjutnya.
Peringatan itu juga memungkinkan Qatar untuk mempersiapkan pertahanan udaranya, menembak jatuh 13 rudal dan membiarkan satu rudal terbang "ke arah yang tidak mengancam", menurut Donald Trump.
Citra satelit menunjukkan AS telah mengevakuasi staf dan pesawat dari Al Udeid, bahkan sebelum serangan Iran, sehingga risiko korban terminimalisir.
Baik pangkalan AS di Al Udeid maupun Angkatan Udara Qatar tidak mengalami banyak kerugian material.
“Saya senang melaporkan bahwa TIDAK ADA warga Amerika yang terluka, dan hampir tidak ada kerusakan yang terjadi. Yang terpenting, mereka telah mengeluarkan semuanya dari 'sistem' mereka,” tulis Donald Trump tiga jam setelah serangan itu.
Lalu, dua jam kemudian, ia mengumumkan gencatan senjata untuk konflik Israel vs Iran.
(Tribunnews.com/Rizki A.)
Baca tanpa iklan