News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Industri Pertahanan Portugal Naik Pesat, Ini Rahasianya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Industri Pertahanan Portugal Naik Pesat, Ini Rahasianya

Ada uang yang bisa dihasilkan di sektor pertahanan, dan banyak perusahaan Portugal telah menyadari hal ini.

Sektor pertahanan menghasilkan sekitar €2,1 miliar (sekitar Rp38–40 triliun) pendapatan tahun lalu, menurut José Neves dari AED Cluster Portugal, yang melibatkan lebih dari 160 organisasi Portugal di bidang aeronautika, ruang angkasa, dan pertahanan.

“Dan tren ini terus meningkat,” katanya.

Portugal juga aktif membeli peralatan dari luar negeri untuk memenuhi target NATO, yaitu belanja pertahanan sebesar 5?ri produk domestik bruto. Lisbon membeli fregat atau kapal perang ukuran menengah dari Italia, tank dari Jerman, dan pesawat tempur baru. Untuk yang terakhir, negara tersebut masih belum memutuskan apakah akan memilih dari AS atau Eropa.

Pada 2025, Menteri Pertahanan Portugal, Nuno Melo, mempertanyakan pembelian jet tempur F-35 buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat, sebuah kesepakatan yang saat itu hampir final.

Melo menyatakan keraguan terhadap komitmen Amerika Serikat (AS) terhadap aliansi NATO di bawah Presiden Donald Trump dan berargumen bahwa solusi Eropa juga perlu dipertimbangkan. Pesawat F-16 tertua dari total 28 unit milik Portugal sudah berusia lebih dari 30 tahun, sehingga keputusan harus segera diambil.

Di sinilah perusahaan pertahanan Swedia, Saab, masuk. Perusahaan ini ingin menjual seri Gripen-E, yang digambarkan sebagai “sistem pesawat tempur baru”, kepada Portugal.

“Gripen-E akan menjadi solusi yang benar-benar Eropa,” tulis Daniel Boestad, wakil presiden program Gripen di Saab, dalam tanggapan kepada DW. “Gripen-E akan memperkuat kemampuan pertahanan strategis Portugal dan Eropa melalui kemitraan industri jangka panjang dan kedaulatan teknologi.”

Berbeda dengan Amerika, Saab ingin melibatkan industri pertahanan Portugal dalam proyek Gripen. Perusahaan kedirgantaraan Portugal, OGMA, dapat memproduksi bagian pesawat, sebagaimana yang sudah dilakukan untuk perusahaan Brasil Embraer.

Sebagai imbalannya, Portugal membeli pesawat angkut militer dari Embraer. “Selain itu, kami juga meninjau potensi kerja sama lebih lanjut di bidang produksi dan MRO (perawatan dan perbaikan),” kata Boestad.

Kerja sama Eropa

Pihak Swedia juga mengandalkan Portugal di bidang lain. Perusahaan Portugal, Critical Software, sedang mengembangkan simulator penerbangan untuk Gripen-E.

“Kami bekerja dengan Saab karena ini tantangan menarik dan kami merasa sejalan dengan proyek ini,” kata João Carreira, CEO Critical Software. Perusahaan ini bermula dengan hanya tiga karyawan pada 1998 dan kini berkembang menjadi perusahaan internasional dengan sekitar 5.000 karyawan.

Awalnya, perusahaan ini membuat perangkat lunak untuk fregat angkatan laut Portugal. Kini, Critical Software memiliki usaha patungan dengan perusahaan seperti BMW serta bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Jerman seperti Diehl dan Rheinmetall.

“Kami mengembangkan perangkat lunak untuk satelit militer, drone, dan sistem rudal,” kata Carreira. “Kami bekerja dengan Airbus, baik divisi militer maupun sipilnya.”

Klaster pertahanan berkembang

Perusahaan Portugal lainnya memproduksi drone atau komponen untuk korporasi pertahanan internasional besar.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini