Putin juga menambahkan bahwa hubungan yang “erat” dan “strategis” antara Moskow dan Beijing memainkan “peran stabilisasi” dalam hubungan internasional.
“Kami tidak membentuk aliansi untuk melawan siapa pun, melainkan bekerja demi perdamaian dan kemakmuran bersama,” kata Putin.
Bagi Xi, kunjungan Putin yang berlangsung kurang dari sepekan pasca kedatangan Trump, turut membuktikan posisi Cina yang masih stabil di tengah dunia yang sedang diguncang ketegangan perang, perdagangan, dan krisis energi.
Sementara bagi Putin, kunjungan ini adalah upaya mengamankan kesepakatan energi di tengah sanksi dari Barat akibat perang di Ukraina.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Joan Aurelia Rumengan
Editor: Adelia Dinda Sani
Baca tanpa iklan