News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Daftar Negara Anggota NATO 2024, Sejarah, Peran, dan Peluang Ukraina Bergabung

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

NATO - 32 Bendera Anggota NATO di Markas NATO di Brussels: Simbol solidaritas dan pertahanan kolektif antar negara anggota, di bawah bendera persatuan dan komitmen global, diambil dari laman resmi NATO, Kamis (11/9/2025). Sejak didirikan pada 1949, NATO berkembang dari 12 negara menjadi 32 negara anggota hingga 2024. Berikut ini daftar anggota NATO.

BBC menulis, pada KTT Bucharest 2008, anggota NATO sepakat bahwa Georgia dan Ukraina "akan menjadi anggota di masa depan".

Konflik Rusia-Ukraina membuat proses keanggotaan mereka berjalan alot.

Perang Rusia dan Ukraina bukanlah peristiwa mendadak, melainkan akumulasi ketegangan historis sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Setelah Ukraina mendeklarasikan kemerdekaan, hubungan dengan Moskow dipenuhi kecurigaan dan perebutan pengaruh.

Ketegangan memuncak pada 2014 saat Revolusi Euromaidan menggulingkan pemerintahan pro-Rusia di Kyiv.

Sebagai respons, Rusia mencaplok Krimea dan mendukung kelompok separatis di Donbas.

Invasi skala penuh dimulai pada Februari 2022, mengubah konflik regional menjadi perang besar di Eropa hingga hari ini.

Perang ini bukan sekadar perebutan wilayah, tetapi juga pertarungan narasi, legitimasi, dan masa depan tatanan dunia.

Dunia menyaksikan bahwa akar konflik masih dalam dan jalan menuju perdamaian belum terlihat jelas.

Peran NATO di Tengah Geopolitik Global

Di tengah ketegangan global, termasuk konflik Rusia–Ukraina, peran NATO semakin krusial.

NATO aktif mengirim bantuan militer dan pelatihan ke Ukraina meski negara itu belum resmi menjadi anggota.

Baca juga: Belanda Turun Gunung! Jet Tempur F-35 Dikerahkan Bantu NATO Tembak Drone Rusia di Langit Polandia

Selain itu, NATO juga kerap terlibat dalam operasi penjaga perdamaian, misi kontra-terorisme, hingga latihan militer bersama di berbagai kawasan.

Organisasi ini juga menjalin kemitraan dengan negara non-anggota seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, hingga Kolombia.

Sejak didirikan pada 1949, NATO berkembang dari 12 negara menjadi 32 negara anggota hingga 2024.

Aliansi ini tetap relevan di era modern, bukan hanya sebagai penahan ancaman militer, tetapi juga sebagai simbol solidaritas politik dan keamanan bersama di kawasan Atlantik Utara.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini