TRIBUNNEWS.COM - Bukti DNA menghubungkan Tyler James Robinson (22), ke kasus pembunuhan aktivis konservatif Amerika Serikat Charlie Kirk.
DNA (asam deoksiribonukleat) adalah molekul yang menyimpan informasi genetik makhluk hidup.
Struktur DNA berbentuk spiral ganda dan tersusun dari nukleotida yang mengandung basa nitrogen seperti A, T, G, dan C.
Fungsi utamanya adalah mengatur pewarisan sifat, produksi protein, dan proses biologis dalam tubuh.
DNA terdapat di inti sel dan berperan penting dalam pertumbuhan serta perbaikan sel.
Direktur FBI (Federal Bureau of Investigation), Kash Patel mengatakan DNA dari handuk yang melilit senjata api serta obeng di lokasi kejadian cocok dengan Robinson.
Pernyataan itu disampaikan Patel dalam wawancara di acara Fox & Friends pada Senin (15/9/2025).
Robinson menyerahkan diri setelah ayahnya mengenali foto yang dirilis FBI dan membujuknya untuk datang ke kantor polisi.
Jaksa wilayah Utah dijadwalkan mengajukan tuntutan resmi pekan depan dengan dakwaan pembunuhan berat, penembakan massal, dan menghalangi proses hukum.
Dalam dokumen pengadilan, dikatakan polisi menemukan senapan Mauser kaliber .30 yang diduga digunakan dalam penembakan.
Amunisi yang disita berisi pesan ejekan politik, menambah dimensi baru dalam penyelidikan.
Selain itu, obrolan di aplikasi Discord milik Robinson memperlihatkan perencanaan terkait penyimpanan senjata.
Discord adalah platform komunikasi digital berbasis teks, suara, dan video yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi secara real-time melalui server komunitas yang dapat diatur secara publik maupun privat.
Temuan ini menegaskan bahwa polisi kini memiliki barang bukti digital dan fisik yang memperkuat dakwaan.
Baca juga: FBI Pastikan DNA Tersangka Penembak Charlie Kirk Cocok dengan Temuan Bukti di TKP
BBC melaporkan, Robinson dikenal sebagai sosok pendiam, tidak terafiliasi partai politik, dan tercatat sebagai mahasiswa magang di Dixie Technical College.
Baca tanpa iklan