Baginya, pengakuan itu tidak lebih dari pemberian hadiah untuk kelompok Palestina, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) yang berkuasa di Gaza, yang menyerang Israel pada 7 Oktober 2023.
Meski melontarkan kritik pedas terhadap lembaga internasional itu, Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat “100 persen mendukung PBB”.
Setelah pidato, ia bertemu dengan Sekjen PBB António Guterres dan menggelar pertemuan bilateral, termasuk dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva.
Ia menyebut pertemuan dengan Lula sebagai momen penuh “chemistry yang hebat,” dan keduanya berencana bertemu lagi pekan berikutnya.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan