News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Internasional: 8 Kebohongan Netanyahu di Sidang Umum PBB - India Pensiunkan MiG-21

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: PM Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Umum PBB pada 26 September 2025; Pesawat F-16; Upacara perpisahan jet tempur India MiG-21; dan situasi di depan fasilitas Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) di Kota Portland, Oregon, AS. Inilah kumpulan berita populer internasional hari ini.

Pesawat tempur India buatan Rusia MiG-21 terbang untuk terakhir kalinya pada Jumat (26/9/2025).

Penerbangan itu menjadi penanda berakhirnya era jet tempur supersonik pertama India tersebut, yang dulu dipuji karena kehebatannya namun performanya menurun karena usia.

Mengutip euractiv.com, kerumunan bersorak saat dua skuadron terakhir MiG-21, sekitar 36 pesawat, menjalani upacara perpisahan di pangkalan udara Chandigarh, India utara.

Perpisahan ini berlangsung sehari setelah New Delhi menandatangani kesepakatan senilai €6 miliar (sekitar Rp106 triliun) untuk membeli 97 jet Tejas buatan dalam negeri guna memodernisasi armada era Sovietnya.

Acara perpisahan mencakup simulasi pertempuran udara antar MiG, serta pertunjukan aerobatik berwarna-warni oleh tim Surya Kiran.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh dan pejabat tinggi angkatan udara, termasuk para veteran MiG-21, menyaksikan penerbangan terakhir tersebut.

Jet-jet yang dipensiunkan kemungkinan akan dipamerkan ke publik, meski belum ada pengumuman resmi.

MiG-21: Dari Ikon Hingga "Peti Mati Terbang"

MiG-21 pertama kali dioperasikan pada 1960-an, India memiliki hingga 874 unit.

Rencana pensiun sejak 1990-an berulang kali tertunda karena hambatan produksi lokal, birokrasi, dan skandal korupsi.

“Warisan MiG-21 tak terbantahkan. Pesawat ini tangguh, meskipun penuh kekurangan, dan menjadi tulang punggung Angkatan Udara India selama puluhan tahun,” kata mantan Marsekal Udara Raghunath Nambiar kepada AFP.

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. AS Kembali Panas, Ini Alasan Trump Kirim Pasukan ke Portland hingga Gunakan Kekuatan Penuh

Amerika Serikat (AS) kembali memanas setelah Presiden Donald Trump mengirim pasukan ke wilayah Portland, Oregon, AS Sabtu (27/9/2025).

Donald Trump mengatakan, pengiriman pasukan ke Portland sebagai bentuk melindungi fasilitas Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) yang ia klaim telah diserang oleh Antifa dan teroris domestik lainnya.

Antifa adalah singkatan dari anti-fasis. Istilah ini berasal dari kata Jerman "antifaschistisch", merujuk pada kelompok anti-fasis Jerman pada tahun 1930-an.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini