TRIBUNNEWS.COM - Konflik Rusia-Ukraina yang kini telah memasuki hari ke-1.327 bermula dari invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Namun, ketegangan antara kedua negara sebenarnya sudah berlangsung lama, khususnya sejak Rusia mencaplok wilayah Krimea pada tahun 2014.
Langkah ini memicu kecaman Internasional dan menandai titik balik dalam hubungan antara Moskow dan Kyiv yang sejak itu terus memburuk.
Perang yang berlanjut selama bertahun-tahun telah menyebabkan puluhan ribu korban jiwa dan jutaan orang terpaksa mengungsi, serta menghancurkan infrastruktur penting di Ukraina.
Selama lebih dari tiga setengah tahun, konflik ini tidak hanya menjadi perang darat di wilayah timur Ukraina.
Tetapi juga telah meluas menjadi perang yang melibatkan serangan udara, serangan siber, dan tekanan diplomatik dari berbagai negara besar.
Berikut update perang Rusia-Ukraina hari ke-1.327 yang dikutip dari The Guardian:
-
Serangan Drone Ukraina di Ufa
Drone Ukraina menyerang kilang minyak Bashneft di Ufa, Bashkortostan, Rusia, sekitar 1.400 km dari Ukraina.
Serangan ini menyebabkan ledakan dan kebakaran besar.
Ini merupakan serangan mendalam ketiga oleh SBU di wilayah ini dalam sebulan terakhir.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.326, Putin Puji Trump meski Gagal Raih Nobel Perdamaian
Menurut SBU, serangan ini menunjukkan tidak ada tempat yang aman di wilayah Rusia yang jauh dari front.
-
Zelensky Minta Trump Jadi Mediator Perdamaian
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghubungi presiden AS Donald Trump lewat telepon, meminta Trump memediasi perdamaian di Ukraina seperti gencatan senjata di Timur Tengah.
Zelensky berharap Trump dapat menekan Kremlin agar mau bernegosiasi dan mengakhiri perang.
"Jika perang dapat dihentikan di satu wilayah, maka perang lain pasti dapat dihentikan juga, termasuk perang Rusia," kata Zelenskyy.
-
Serangan Rusia Tewaskan 5 Orang dan Putuskan Listrik Odessa
Serangan Rusia di Ukraina pada hari Sabtu (11/10/2025), menewaskan setidaknya 5 orang, termasuk dua korban di sebuah gereja di Kostantynivka.
Serangan juga memutus aliran listrik di sebagian wilayah Odessa.
Baca tanpa iklan