Kecepatan tertinggi: 450 km/jam
Program CR450 merupakan langkah besar bagi perkembangan kereta cepat konvensional dekade ini.
Prototipenya yang diluncurkan awal 2025 menargetkan kecepatan operasional 300 km/jam dengan kecepatan desain 450 km/jam dan telah menjalani uji dinamis di berbagai koridor kereta cepat China.
Jika diperkenalkan sesuai rencana, kereta ini akan menjadi kereta operasional tercepat di dunia.
Laporan awal menyebutkan rangkaian yang lebih ringan, pengereman lebih kuat, serta konsumsi energi yang lebih efisien.
China menargetkan pengoperasian CR450 sekitar tahun 2026–2027, dengan tahap uji coba masih berlangsung hingga 2025.
3. Shanghai Maglev – China
Kecepatan tertinggi: 460 km/jam
Shanghai Maglev masih menjadi layanan penumpang komersial tercepat di dunia.
Kereta ini melaju dengan kecepatan 460 km/jam di jalur sepanjang 30,5 km yang menghubungkan Bandara Internasional Pudong dan Jalan Longyang.
Menggunakan teknologi Transrapid Jerman, rute ini telah beroperasi sejak 2004 dan secara rutin menunjukkan keunggulan levitasi tanpa gesekan (tanpa kontak roda-rel) untuk koneksi jarak pendek berkecepatan tinggi.
Selama uji pra-pembukaan, sistem ini bahkan melampaui 500 km/jam, menunjukkan potensi luar biasa teknologi maglev bila infrastrukturnya dibangun secara khusus.
2. JR SCMaglev Seri L0 – Jepang
Kecepatan tertinggi: 505 km/jam
Baca juga: Kisruh Proyek Kereta Cepat Whoosh, Pakar Minta Pemerintah Tak Lepas Tangan: Harus Ada Komunikasi
Meskipun belum beroperasi secara komersial, Seri L0 SCMaglev Jepang patut disebut karena akan menjadi kereta tercepat di dunia ketika jalur Chuo Shinkansen dibuka pada 2034.
Seri L0 saat ini memegang rekor dunia untuk kereta berawak dengan kecepatan 603 km/jam dan direncanakan beroperasi secara komersial pada kecepatan 505 km/jam.
Sistem levitasi magnetik superkonduktor ini akan memangkas waktu tempuh antara Tokyo dan Osaka menjadi hanya 67 menit, dibandingkan 150 menit pada Tokaido Shinkansen saat ini.
Baca tanpa iklan