Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Tercatat dalam sejarah permainan Kabuki di Jepang meskipun di daerah kecil, seorang pemagang Indonesia, wanita ikut bermain di dalam teater Kabuki di distrik Shiraichi di Kota Higashi-Hiroshima, Prefektur Hiroshima Jepang tanggal 30 November 2025.
"Dalam kabuki dewasa, peserta pelatihan magang teknis dari Indonesia yang tinggal di kabupaten Shiraichi juga muncul di antara penduduk setempat, dan memamerkan pertunjukan dialog unik mereka," tulis NHK dalam pemberitaannya 30 November lalu.
Hal ini dapat dicatat sejarah sebagai pemain Kabuki pertama dari Indonesia di Jepang, meskipun bermain di teater kecil kelas kabupaten.
Di distrik Shiraichi di Kota Higashi-Hiroshima, Prefektur Hiroshima, di mana dulunya ada rumah teater, diadakan pertunjukan "Shiraichi Kabuki", yang telah ditampilkan oleh penduduk setempat sejak zaman kuno.
"Shiraichi Kabuki" adalah kabuki amatir yang ditampilkan oleh penduduk di distrik Shiraichi di Takaya-cho, Kota Higashi-Hiroshima, di mana ada rumah teater pada periode Edo, dan penduduk setempat bertanggung jawab tidak hanya atas pemain, tetapi juga riasan, kostum, dan alat peraga.
Baca juga: Aktor Kabuki Terkenal Jepang Mengakui Membantu Ayah dan Ibunya Bunuh Diri
Pada tanggal 30 November lalu, pertunjukan populer "Shiranami Five Men" yang menampilkan bandit ditampilkan dalam dua bagian, kabuki dewasa dan kabuki anak-anak yang ditampilkan oleh siswa sekolah dasar dan menengah pertama.
Dalam kabuki anak-anak, dalam adegan di mana seorang pencuri yang merupakan pelanggan toko kimono mengungkapkan identitasnya, ketika aktor itu dengan bangga menyatakan kata-katanya dan menunjukkannya dengan cara yang tidak masuk akal, penonton melemparkan twist dengan tepuk tangan meriah sambi; tersenyum.
Seorang wanita berusia 70-an yang datang dari Kota Kure Hiroshima untuk menonton acara itu berkata, "Ini adalah pertama kalinya saya melihatnya, tetapi anak-anak sangat terkesan dengan betapa indahnya acara itu.
Kabuki adalah salah satu seni pertunjukan teater tradisional Jepang yang sudah ada sejak awal abad ke-17 (periode Edo).
Kabuki dikenal karena gaya aktingnya yang dramatis, tata rias tebal (kumadori), kostum sangat mewah, serta panggung dengan teknik khusus seperti hanamichi (lorong panggung yang membelah penonton) dan mawaributai (panggung berputar).
Kabuki tercatat sebagai karya agung warisan budaya dunia UNESCO.
Diskusi budaya di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan