Selain itu, ia disebut berupaya merebut kembali sebagian wilayah Eropa yang pernah berada di bawah kekuasaan Soviet.
Laporan tersebut dikutip Reuters dari enam sumber yang mengetahui isi intelijen AS.
Salah satu sumber menyebut laporan terbaru berasal dari akhir September.
Baca juga: Serangan Ratusan Drone Ukraina Sasar 7 Wilayah Rusia: Rostov dan Oryol Tanpa Listrik di Musim Dingin
Penilaian intelijen ini bertentangan dengan pernyataan Putin yang membantah menjadi ancaman bagi Eropa.
Anggota Komite Intelijen DPR AS dari Partai Demokrat, Mike Quigley, mengatakan intelijen secara konsisten menunjukkan ambisi teritorial Rusia.
Ia menambahkan bahwa negara-negara Eropa Timur, termasuk Polandia dan negara Baltik, sangat yakin akan ancaman tersebut.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan