News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Trump Tanggapi Zelenskyy yang Sarankan AS untuk Culik Putin seperti Maduro

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 8 Januari 2026. Presiden AS Trump menanggapi Presiden Ukraina Zelenskyy yang menyarankan AS untuk menculik Presiden Rusia Putin seperti AS culik Nicolas Maduro.

Dalam perjalanannya, Ukraina semakin mendekat ke negara-negara Barat dan secara terbuka menyatakan niat bergabung dengan NATO serta Uni Eropa, langkah yang dianggap Rusia sebagai ancaman bagi stabilitas keamanannya.

Situasi semakin memanas setelah Revolusi Maidan pada 2014 yang menggulingkan presiden Ukraina yang pro-Rusia. 

Pada tahun yang sama, Rusia mengambil alih Semenanjung Krimea, sementara pertempuran bersenjata pecah di wilayah Donbas antara pasukan Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Moskow.

Meski sejumlah upaya diplomasi internasional telah dilakukan, konflik di kawasan timur Ukraina terus berlangsung tanpa penyelesaian nyata. 

Ketegangan tersebut akhirnya memuncak ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022.

Putin menyebut operasi militer itu bertujuan melindungi warga di Donbas, mengamankan kepentingan Rusia, dan menolak perluasan NATO ke Eropa Timur.

Sebagai respons, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia dan meningkatkan dukungan militer serta finansial kepada Ukraina. 

Hingga kini, Amerika Serikat dan sekutunya masih berupaya mendorong perundingan damai di tengah konflik yang terus berlangsung.

  • Serangan Rusia Lumpuhkan Jaringan Listrik di Ukraina

Para insinyur di Kyiv bergegas untuk menstabilkan jaringan listrik yang hampir lumpuh akibat serangkaian serangan Rusia, termasuk satu serangan dua malam lalu. 

Warga kota berkerumun di dalam apartemen mereka yang tidak berpenghangat untuk melindungi diri dari dinginnya musim dingin pada hari Sabtu (10/1/2026).

Sementara para insinyur bekerja untuk memulihkan listrik, air, dan pemanas. 

Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko mengatakan situasi listrik di ibu kota masih sulit, karena jaringan listrik rusak parah dan orang-orang menggunakan lebih banyak pemanas listrik karena cuaca dingin.

  • PBB akan Adakan Pertemuan Darurat, Bahas Serangan Rusia

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengkonfirmasi bahwa Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Senin untuk membahas serangan skala besar terbaru Rusia terhadap Ukraina.

Ia mengatakan serangan tersebut menggunakan rudal balistik jarak menengah Oreshnik.

“Pertemuan tersebut akan membahas pelanggaran mencolok Rusia terhadap Piagam PBB,” tulis Sybiha di X, pada hari Sabtu.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini