TRIBUNNEWS.COM - Dunia internasional diwarnai sejumlah peristiwa penting, mulai dari demo di Iran yang memanas, hingga wacana pencaplokan Greenland oleh Amerika Serikat yang belum juga mereda.
Berikut rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.
1. Demonstrasi di Iran Tewaskan Lebih dari 100 Aparat Keamanan
Demonstrasi yang terjadi di sejumlah wilayah Iran disebut menewaskan lebih dari 100 petugas keamanan.
Dikutip dari Al Jazeera, data itu disampaikan media pemerintah Iran dalam aksi protes terkait krisis ekonomi.
Televisi pemerintah pada Minggu mengatakan 30 anggota polisi dan aparat keamanan tewas di Provinsi Isfahan, serta enam lainnya di Kermanshah, Iran barat, dalam kerusuhan terbaru.
Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan bahwa 109 personel keamanan telah tewas dalam protes yang terjadi di berbagai wilayah Iran.
Sementara itu, Bulan Sabit Merah Iran menyatakan seorang stafnya meninggal dunia akibat serangan terhadap salah satu gedung bantuan di Gorgan, ibu kota Provinsi Golestan.
Media pemerintah juga melaporkan sebuah masjid dibakar di Mashhad, Iran timur, pada Sabtu malam.
Angka korban tersebut dilaporkan ketika otoritas Iran meningkatkan upaya untuk meredam protes terbesar di negara itu dalam beberapa tahun terakhir, yang membuat ribuan orang turun ke jalan memprotes melonjaknya biaya hidup dan inflasi.
Ratusan Korban Jiwa dari Sipil
Dikutip dari hindustantimes.com, menurut Human Rights Activists News Agency (HRNA) yang berbasis di Amerika Serikat, jumlah korban tewas dalam tindakan penindakan terhadap demonstrasi nasional di Iran melonjak pada Minggu menjadi sedikitnya 538 orang.
Sementara itu lebih dari 10.600 orang telah ditahan.
Dari data tersebut, jumlah korban tewas dari unsur demonstran atau sipil mencapai 490 orang.
Dengan akses internet di Iran terputus dan jaringan telepon diputus, pemantauan demonstrasi dari luar negeri menjadi semakin sulit.
Baca tanpa iklan