News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pameran Panel Film di Rumah Duka Jepang Dibatalkan, Kritik Masyarakat Berdatangan

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBATALAN PAMERAN -  Perusahaan jasa pemakaman besar Jepang, Anshin Saiten, pada Selasa (27/1/2026) mengumumkan pembatalan pameran panel film “Hodonaku, Owakare desu” yang rencananya digelar di sejumlah rumah duka milik mereka. Keputusan ini diambil setelah muncul gelombang kritik dari publik mengenai pameran panel poster film tersebut.

Ringkasan Berita:

  • Perusahaan jasa pemakaman Jepang, Anshin Saiten, membatalkan pameran panel film Hodonaku, Owakare desu usai menuai kritik publik 
  • Rencana pameran di aula rumah duka dinilai tidak pantas karena berpotensi mengganggu keluarga yang sedang berduka 
  • Anshin Saiten menegaskan pembatalan dilakukan demi menghormati perasaan dan nilai sakral pemakaman.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO –  Perusahaan jasa pemakaman besar Jepang, Anshin Saiten, pada Selasa (27/1/2026) mengumumkan pembatalan pameran panel film “Hodonaku, Owakare desu” yang rencananya digelar di sejumlah rumah duka milik mereka. Keputusan ini diambil setelah muncul gelombang kritik dari publik mengenai pameran panel poster film tersebut.

Film yang disutradarai Takahiro Miki tersebut dijadwalkan tayang perdana pada 6 Februari mendatang. 

Semula, mulai hari penayangan, Anshin Saiten berencana mengadakan pameran panel berisi pengenalan film di berbagai aula pemakaman yang mereka kelola.

Namun, melalui akun resmi X (dulu Twitter), perusahaan itu menyatakan, “Terhadap rencana pameran panel peringatan perilisan film ‘Hodonaku, Owakare desu’, kami telah menerima berbagai pendapat dan masukan dari masyarakat. Semua itu kami terima dengan sungguh-sungguh, dan sebagai hasilnya, kami memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan acara pameran tersebut.”

Sehari sebelumnya, pihak perusahaan sempat mempromosikan pameran tersebut sembari mengingatkan bahwa aula mereka adalah fasilitas untuk upacara pemakaman. 

Baca juga: Reza Rahadian Soroti Persaingan 6 Film di Momen Lebaran Tahun Ini

Mereka meminta pengunjung agar tidak berbicara keras, bercanda, atau menyentuh materi pameran, mengingat pada waktu yang sama bisa saja ada keluarga yang sedang melepas kepergian orang terkasih.

Meski demikian, rencana menggelar acara hiburan di lingkungan rumah duka memicu reaksi keras di dunia maya. 

Sejumlah warganet mempertanyakan kelayakannya, dengan komentar seperti, “Di tempat yang mungkin sedang berlangsung pemakaman, mengapa ada pameran panel?”, “Tolong hormati waktu perpisahan dengan almarhum,” hingga protes yang menuliskan, “Jika ini adalah rumah duka, seharusnya lebih mengutamakan perasaan keluarga yang berduka, jangan buat pameran dong.”

Menanggapi hal tersebut, Anshin Saiten menyatakan akan menempatkan perasaan para keluarga yang berduka sebagai prioritas utam.

Perusahaan pemakanan tersebut juga menegaskan bahwa pembatalan ini merupakan bentuk tanggung jawab serta penghormatan terhadap nilai-nilai yang melekat pada tempat pemakaman.

Diskusi  proses pemakaman di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com


 .

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini