News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kunjungan ke UAE, Megawati akan Hadiri Zayed Award dan Jadi Pembicara di Majelis Kemanusiaan Global

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KUNJUNGAN KERJA MEGAWATI - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan kerja ke United Arab Emirates (UAE) mulai 1 Februari 2026. Megawati akan menghadiri Zayed Award 2026 Annual Ceremony, hingga bertemu dan berdialog dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.

 

TRIBUNNEWS.COM, ABU DHABI - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan kerja ke United Arab Emirates (UAE) mulai 1 Februari 2026.

Ditemani putranya, M. Prananda Prabowo, Megawati akan menghadiri sejumlah kegiatan di UAE. Selain Prananda, jajaran partai lain juga turut mendampingi. 

Diantaranya Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (non aktif), Zuhairi Misrawi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto setelah melepas keberangkatan Megawati bersama rombongan di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Hasto menerangkan, putri proklamator yang baru saja merayakan ulang tahun ke-79 tahun ini bakal menghadiri acara Zayed Award 2026 Annual Ceremony, hingga bertemu dan berdialog dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.

"Selama berada di UAE, Megawati bakal didampingi langsung oleh putranya, yang juga Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo. Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah bersama Pak Andi Widjayanto dan Zuhairi Misrawi telah mendahului dan akan menyambut kedatangan Ibu Megawati di Abu Dhabi," kata Hasto, Minggu. 

Selain itu Megawati juga akan menghadiri rangkaian agenda yang digelar Zayed Award for Human Fraternity (ZAHF) seperti Zayed Award 2026 Annual Ceremony, Guest Of Honour Gala Dinner dan Zayed Award Roundtable Meeting. 

Ahmad Basarah menerangkan, ZAHF merupakan penghargaan internasional bergengsi yang digagas pada tahun 2019, terinspirasi dari penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Pemimpin Umat Katolik Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb di Abu Dhabi.

Pada tahun 2024 lalu, Megawati menjadi salah satu juri dari ZAHF dan mengikuti rapat dewan juri di Vatikan. Kala itu, Basarah ikut mendampingi Megawati dalam rapat-rapat Zayed.

Dalam berbagai forum yang digelar ZAHF, Megawati memperjuangan organisasi Islam terbesar, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, di mana dua organisasi keagamaan ini menjadi pemenang dalam kategori organisasi kemasyarakatan atau civil society organization) yang diumumkan di Abu Dhabi, UEA.

Basarah menceritakan bahwa dalam berbagai rapat tersebut, Megawati mampu meyakinkam para dewan juri bahwa NU dan Muhammadiyah layak menjadi pemenang penghargaan.

"Dalam berbagai rapat saat itu, Ibu Megawati mampu meyakinkan para dewan juri bahwa NU dan Muhammadiyah layak menjadi pemenang," kata Basarah.

Adapun selain sejumlah rangkaian agenda ZAHF, Megawati juga akan menjadi pembicara dalam Majelis Persaudaraan Kemanusiaan Internasional atau International Human Fraternity Majlis, dengan membahas topik seputar kepemimpinan perempuan.

Di forum ini Megawati berbicara bersama sejumlah pemimpin perempuan dunia, seperti Ibu Negara Libanon Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia dan sejumlah tokoh lainnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini