Ringkasan Berita:
- Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis dokumen besar-besaran terkait jaringan Jeffrey Epstein di bawah mandat Epstein Files Transparency Act.
- Tranche terakhir yang dirilis pada 30 Januari 2026 ini mencakup lebih dari 3 juta halaman dokumen, 2.000 video, dan 180.000 foto yang mengungkap kedekatan elit global dengan sang terpidana pedofilia.
- Tak hanya pejabat dan pengusaha luar negeri, pejabat Indonesia juga namanya terseret dalam Epstein Files.
TRIBUNNEWS.COM - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) baru saja menuntaskan rilis besar-besaran dokumen terkait jaringan Jeffrey Epstein di bawah mandat Epstein Files Transparency Act.
Tranche terakhir yang dirilis pada 30 Januari 2026 ini mencakup lebih dari 3 juta halaman dokumen, 2.000 video, dan 180.000 foto yang mengungkap kedekatan elit global dengan sang terpidana pedofilia.
Meskipun banyak nama besar muncul, otoritas hukum menegaskan pencantuman nama dalam berkas ini tidak secara otomatis menunjukkan keterlibatan dalam kejahatan, melainkan sering kali terkait hubungan sosial atau logistik penerbangan.
Dalam dokumen tersebut, muncul nama-nama terkenal seperti mantan Pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor.
Tak hanya Andrew, Presiden AS Donald Trump juga terseret namanya dalam Epstein Files.
Bahkan, CEO Tesla Elon Musk dan pendiri Microsoft Bill Gates juga terseret namanya.
Berikut daftar pejabat dan pengusaha dunia yang namanya terseret dalam Epstein Files:
1. Presiden AS, Donald Trump
Dalam dokumen tersebut mengungkap daftar FBI yang merangkum berbagai klaim dari masyarakat mengenai Donald Trump.
Mengutip AFP, DOJ menyatakan banyak dari laporan tersebut tidak terverifikasi atau tidak memiliki bukti kredibel untuk ditindaklanjuti.
2. Eks Pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor
Baca juga: Skandal Dokumen Epstein: Mengapa Jutaan File Rahasia Elite Dunia Baru Dibongkar Sekarang?
Berkas terbaru mengungkap mantan Pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor pernah mengundang Epstein ke Istana Buckingham pada tahun 2010.
Mengutip AP News, kejadian tersebut terjadi dua tahun setelah Epstein dijatuhi hukuman.
Terdapat ratusan referensi nama Andrew dalam dokumen kali ini.
3. Eks Penasihat Keamanan Nasional Slowakia, Miroslav Lajčák
Setelah namanya terseret, Miroslav Lajčák mengundurkan diri pada 1 Februari 2026.
Dokumen tersebut mengungkap bahwa ia menerima undangan makan malam dari Epstein pada 2018.
Mengutip AP News, meski begitu, dirinya membantah adanya perilaku tidak pantas.
4. Mantan Duta Besar Inggris, Peter Mandelson
Mantan Duta Besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson juga terseret dalam Epstein Files.
Ia terungkap menerima pembayaran dari rekening yang terafiliasi dengan Epstein.
Mengutip The Guardian, Mandelson telah mengundurkan diri dari peran diplomatiknya menyusul bocornya korespondensi ini.
5. CEO Tesla dan X, Elon Musk
Di kalangan pengusaha, CEO Tesla dan X, Elon Musk juga ikut terseret namanya dalam Epstein Files.
Mengutip The Hindu, dokumen itu mencantumkan email tahun 2012, di mana Epstein bertanya tentang jumlah orang yang akan dibawa Musk ke sebuah pulau untuk pesta.
Musk menanggapi dengan menanyakan hari apa pesta tersebut akan berlangsung paling meriah.
6. Pendiri Microsoft, Bill Gates
Nama pendiri Microsoft, Bill Gates muncul dalam draf email.
Dalam draf itu, Epstein mengklaim memiliki informasi tentang hubungan asmara di luar nikah Gates.
Pihak Gates sebelumnya telah menyatakan bahwa pertemuan mereka hanya seputar urusan filantropi.
7. Co-owner New York Giants, Steve Tisch
Dalam sebuah email menunjukkan Epstein mencoba menghubungkan produser film sekaligus co-owner klub football New York Giants, Steve Tisch dengan beberapa wanita.
Mengutip Anadolu, Tisch telah merilis pernyataan bahwa ia hanya memiliki "asosiasi singkat" melalui email.
8. Mantan Presiden AS, Bill Clinton
Mantan Presiden AS, Bill Clinton juga disebut-sebut memiliki hubungan dengan Epstein.
Terdapat pernyataan dari sejumlah saksi dan catatan perjalanan yang memperjelas kedekatan Bill Clinton dengan Epstein.
Berdasarkan laporan CNN, berkas terbaru mencakup komunikasi yang sering terjadi antara rekan lama Epstein, Ghislaine Maxwell — yang saat ini dipenjara karena perdagangan seks — dan staf Clinton antara tahun 2001 dan 2004.
Selama periode inilah Clinton bepergian dengan stafnya menggunakan pesawat pribadi Epstein setidaknya 16 kali.
9. Pendiri Virgin Group, Richard Branson
Nama Richard Branson juga muncul dalam draf email yang terjadi pada tahun 2013 lalu.
Mengutip Sky News, email itu memuat percakapan Branson dengan Epstein tentang "hubungan masyarakat".
Bos Virgin itu menjawab dengan mengatakan "senang sekali bertemu Anda" dan bahwa Epstein dipersilakan untuk berkunjung lagi, menambahkan: "asalkan Anda membawa harem Anda!"
10. Pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo
Tak hanya pengusaha luar negeri, pengusaha Tanah Air juga namanya tercantum dalam Epstein Files.
Pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo disebut terlibat dalam pengembangan hotel-hotel milik Presiden AS Donald Trump di Indonesia.
Diketahui Hary dan Trump memang bekerjasama dalam proyek bernama Trump Residences Indonesia yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat dan Bali.
Kerjasama tersebut sudah terjalin sejak tahun 2015 lalu.
11. Pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja
Nama pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja tercantum dalam Epstein Files terkait penjualan mansion milik Trump di Beverly Hills pada tahun 2009 lalu.
Adapun properti Trump itu dibeli seharga 9,5 juta dolar AS.
Sementara Eka disebut berkaitan dengan entitas dari Swiss di mana sebagai pembeli dari kediaman Trump tersebut.
Ada dugaan entitas yang dimaksud merupakan perusahaan cangkang milik Eka Widjaja.
(Tribunnews.com/Whiesa/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Baca tanpa iklan