TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomeli jurnalis wanita dari CNN Kaitlan Collins ketika menanyakan terkait dirilisnya dokumen penjahat seksual Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ).
Adapun momen tersebut terjadi ketika Trump menggelar acara di ruang Oval Gedung Putih, Washington DC, pada Rabu (4/2/2026).
Dikutip dari The Guardian, mulanya Kaitlan Collins meminta tanggapan Trump terkait adanya korban kejahatan seksual Epstein yang kecewa dengan penyensoran oleh Departemen Kehakiman AS soal dokumen sang predator.
Kaitlan menyebut bahwa kesaksian korban dalam dokumen tersebut justru disensor oleh Departemen Kehakiman AS.
"Banyak perempuan yang merupakan penyintas Epstein tidak senang dengan penyensoran sebagian informasi yang muncul seperti di antaranya keterangan saksi justru disensor seluruhnya. Apakah menurut Anda mereka (Departemen Kehakiman AS) harus lebih transparan?" tanya Collins.
Trump pun sempat menjawab meski diduga keberatan dengan pertanyaan Collins di mana dirinya mengaku justru memperoleh laporan, korban mengeluh karena identitas mereka tidak disensor dalam dokumen Epstein.
Baca juga: Epstein Files: Bill Gates Disebut Kena Penyakit Menular Seksual dari Gadis-gadis Rusia
Lalu, tiba-tiba, Trump meminta agar tidak ada pertanyaan lanjutan dari Collins terkait kasus Epstein tersebut.
Dia justru menyebut tidak ada kaitan dengan Epstein meski tidak dimintai pendapat oleh sang jurnalis.
"Saya pikir sudah saatnya negara ini beralih ke hal lainnya, sekarang setelah tidak ada yang terungkap tentang saya, selain itu adalah konspirasi terhadap saya, secara harafiah, oleh Epstein dan orang lain," kata Trump.
Namun, Collins tetap bersikukuh bertanya ke Trump terkait dokumen Epstein.
Dia meminta pendapat Trump terkait korban Epstein yang belum memperoleh keadilan.
"Apa yang akan Anda katakan ke orang-orang yang merasa belum mendapatkan keadilan, Pak Presiden?" tanya Collins.
"Apa yang Anda tanyakan?" tanya Trump balik.
"Apa yang Anda katakan kepada para korban yang belum mendapatkan keadilan?" kata Collins menjelaskan pertanyaannya.
Hanya saja, Trump tidak menjawab Collins dan justru menghina sang jurnalis.
Baca tanpa iklan