News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Oleh-oleh Modi dari Kunjungan ke Israel, Jawaban Spekulasi Sistem Iron Dome

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Narendra Modi, Perdana Menteri India, pulang ke New Delhi setelah lawatan resmi ke Israel yang berlangsung pada akhir Februari 2026.

Kunjungan tersebut menghasilkan sebanyak 17 perjanjian kerja sama bilateral.

Di antaranya di berbagai bidang seperti perdagangan, teknologi, keamanan siber, dan sektor pertahanan.

Kesepakatan ini menunjukkan kedekatan hubungan diplomatik yang semakin kuat antara India dan Israel.

Perjanjian tersebut juga mencakup komitmen kedua negara untuk mempercepat pembicaraan menuju Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement) guna mendongkrak volume perdagangan antara New Delhi dan Tel Aviv, seperti diberitakan TRT World.

Meski banyak laporan media India sempat berspekulasi tentang kemungkinan India memperoleh sistem pertahanan udara Iron Dome dari Israel, hal itu tidak termasuk dalam perjanjian yang ditandatangani dalam kunjungan tersebut.

Sistem Iron Dome merupakan teknologi pertahanan udara jarak pendek yang digunakan Israel untuk mencegat roket, artileri, dan drone musuh, sementara Iron Beam adalah sistem berbasis laser yang sedang dikembangkan sebagai pelengkap Iron Dome.

Namun, karena sebagian besar komponen dan pendanaan teknologi ini melibatkan Amerika Serikat, Israel tidak dapat mentransfer data desain penuh atau teknologi inti sistem ini tanpa persetujuan resmi dari Washington.

Hal ini berarti meskipun kedua negara membahas kemungkinan kolaborasi pertahanan yang lebih luas, transfer langsung platform Iron Dome atau Iron Beam tidak terjadi dalam kunjungan tersebut.

Fokus Kerja Sama

Kesepakatan yang ditandatangani lebih menitikberatkan pada kerja sama dalam pengembangan teknologi pertahanan, produksi bersama, dan pertukaran teknologi di sejumlah area strategis — termasuk keamanan siber, inovasi teknologi, dan sektor militer non-spesifik sistem Iron Dome.

Negosiasi mengenai pertahanan ini mencerminkan dorongan kedua negara untuk mempererat konektivitas strategis dan keamanan di tengah dinamika geopolitik yang berkembang di Asia dan Timur Tengah.

Kunjungan Modi juga memicu kritik dari partai-partai oposisi di India.

Mereka mendesak agar perjalanan tersebut dipertanyakan karena dinilai mengikis prinsip kebijakan luar negeri India yang selama ini netral serta dianggap tidak sejalan dengan sorotan global terhadap kebijakan Israel di Gaza.

Kritikus menilai keputusan New Delhi untuk semakin dekat dengan Tel Aviv sebagai “pengkhianatan” terhadap nilai historis India yang mendukung solusi damai dalam konflik Timur Tengah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini