News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Jepang Lepas 80 Juta Barel Cadangan Minyak, Harga Bensin Tembus 217 Yen

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PASOKAN ENERGI - Kantor PM Jepang di depan stasiun Kokkaigijidomae Tokyo. Pemerintah Jepang mulai melepaskan cadangan minyak nasional menyusul memburuknya situasi keamanan di Timur Tengah yang memengaruhi pasokan energi global, Senin (16/3/2026). (Richard Susilo)

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO  — Pemerintah Jepang mulai melepaskan cadangan minyak nasional menyusul memburuknya situasi keamanan di Timur Tengah yang memengaruhi pasokan energi global, Senin (16/3/2026).

"Langkah ini menjadi pelepasan cadangan minyak pertama sejak krisis energi setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 dan terbesar dalam sejarah," ungkap sumber Tribunnews.com Senin (16/3/2026).

Harga bensin atau gasoline sempat mencapai 217 yen per liter yang seminggu lalu sebelumnya masih 141 yen per liter.

Pemerintah akan terlebih dahulu melepaskan cadangan minyak milik sektor swasta selama 15 hari, kemudian dilanjutkan dengan cadangan minyak negara selama satu bulan. 

Secara keseluruhan, jumlah minyak yang akan dilepas diperkirakan mencapai 80 juta barel, yang diperkirakan menjadi yang terbesar dalam sejarah Jepang.

Baca juga: 18 Negara Bahas Stabilitas Energi di Tokyo, Jepang dan Indonesia Gelar Pertemuan Bilateral

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 20 persen dari total cadangan minyak domestik Jepang.

Cadangan minyak Jepang sendiri diwajibkan berdasarkan undang-undang untuk disimpan oleh pemerintah dan perusahaan swasta. 

Hingga akhir 2025, Jepang memiliki sekitar 254 hari cadangan minyak, terdiri dari 101 hari cadangan swasta dan 146 hari cadangan nasional.

Langkah ini diambil setelah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menyebabkan Selat Hormuz secara efektif berada dalam kondisi hampir tertutup, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Jepang sangat bergantung pada impor minyak dari kawasan Timur Tengah, yang mencapai sekitar 94 persen dari total impor minyak mentah Jepang.

Beberapa kapal tanker yang telah melewati Selat Hormuz diperkirakan masih akan tiba di Jepang sekitar 20 Maret, namun setelah itu pasokan minyak mentah ke Jepang diperkirakan akan menurun tajam.

Koordinasi global

Penutupan jalur strategis tersebut juga mendorong lonjakan harga minyak dunia. 

Negara-negara anggota International Energy Agency (IEA) sepakat melakukan pelepasan cadangan minyak secara bersama-sama sebesar 400 juta barel, yang akan menjadi pelepasan terbesar dalam sejarah.

Jumlah ini bahkan lebih dari dua kali lipat pelepasan cadangan minyak global pada 2022, yang saat itu mencapai sekitar 182 juta barel.

Pemerintah tekan harga bensin
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini